google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tim KemenpanRB: Inovasi Digital Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Kota Malang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Lowokwaru 3 Kota Malang mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang melakukan peninjauan pada Jumat, 24 Januari 2025. Peninjauan ini bertujuan untuk mendukung percepatan implementasi program MBG di berbagai daerah, guna memastikan agar semua anak di Indonesia bisa menikmati gizi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Program MBG di SDN Lowokwaru 3 ini dilaksanakan berkat kolaborasi antara Pemerintah Kota Malang dengan GoTo, sebuah perusahaan ekosistem digital berbasis teknologi yang berperan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam peninjauan tersebut, Asisten Deputi Perumusan Sistem dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Muhammad Yusuf Kurniawan, memberikan apresiasi terhadap sinergi antara teknologi dan pemerintahan yang menjadikan pelaksanaan program semakin efisien.

“Kolaborasi ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang ingin mengimplementasikan program serupa. Pendekatannya bisa disesuaikan dengan potensi masing-masing daerah, baik secara manual ataupun digital,” ujar Yusuf.

Ia juga menilai pelaksanaan program MBG secara digital merupakan terobosan penting. Digitalisasi memungkinkan program ini tidak hanya lebih efisien, tetapi juga lebih transparan dan mudah dipertanggungjawabkan. Menurut Yusuf, akuntabilitas adalah salah satu aspek terpenting dalam program MBG. Dengan menggunakan teknologi, setiap langkah dari program ini bisa dilacak dan dipantau secara terbuka oleh masyarakat.

“Ketika kita dapat mempertanggungjawabkan penggunaan dana dan memastikan bahwa menu bergizi diterima oleh anak-anak, masyarakat akan lebih percaya pada program ini,” ucapnya.

Sementara itu, Charly Raya, Head of Public Policy Government Relations GoTo untuk Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, menjelaskan bahwa digitalisasi yang dilakukan oleh GoTo bertujuan untuk mendukung transparansi dan efisiensi dalam program MBG.

“Kami berharap dengan semakin terdigitalisasinya program ini, akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaannya bisa semakin jelas, baik untuk pemerintah, UMKM, maupun masyarakat,” ungkap Charly.

GoTo juga berkomitmen untuk terus mendukung program MBG melalui CSR mereka, dengan harapan agar program ini tidak hanya berhenti di SDN Lowokwaru 3, tetapi juga bisa diterapkan di sekolah-sekolah lainnya di Kota Malang dan kota-kota lainnya di Indonesia. Perusahaan tersebut menargetkan untuk menyentuh tiga juta siswa SD di seluruh Indonesia. Lebih jauh, Charly mengajak perusahaan-perusahaan lain di Indonesia untuk berkolaborasi menyukseskan program MBG.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat melibatkan lebih banyak pihak sehingga seluruh anak di Indonesia bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih baik melalui program MBG ini,” ungkapnya.

“Dengan kolaborasi antara teknologi, pemerintah, dan sektor swasta, program Makan Bergizi Gratis di Kota Malang diharapkan dapat menjadi model yang lebih luas di tingkat nasional, memberikan dampak positif bagi generasi penerus bangsa,” pungkas Charly. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *