google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TMMD Asahan, Bukti Nyata TNI Membangun dari Desa

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Asahan, iKoneksi.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, secara resmi menutup pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 di Lapangan Rambate Rata Raya, Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (4/6/2025). Penutupan ini sekaligus menjadi penanda tuntasnya pengabdian lintas sektoral selama satu bulan yang menyasar pembangunan fisik dan nonfisik di Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut.

Tuntas 100 Persen, Dari Jalan Hingga Sumur Bor

Saat ditemui iKoneksi.com Rabu (4/6/2025), Komandan Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Muhammad Bassarewan, mengatakan seluruh sasaran kegiatan TMMD telah rampung 100 persen. Penyampaian laporan ditandai dengan penandatanganan berita acara serta pelepasan tanda peserta. Pembangunan fisik yang selesai dikerjakan mencakup pengecoran jalan sepanjang 1.210 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 13 sentimeter, pembangunan 5 unit sumur bor untuk kebutuhan air bersih, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

“Selain itu, Mushola Nurul Amin pun direnovasi dan fasilitas MCK dibangun demi menunjang sanitasi warga. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara signifikan,” tutur Bassarewan.

Kegiatan Nonfisik: Menyentuh Aspek Edukasi dan Sosial

Program TMMD kali ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Berbagai kegiatan nonfisik juga digelar, antara lain penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, serta sosialisasi keluarga berencana (KB), kesehatan, dan penanggulangan stunting. Tak ketinggalan edukasi seputar pertanian, peternakan, ketahanan pangan, penyuluhan hukum, kerukunan antar umat beragama, serta bahaya narkoba.

“Langkah ini menunjukkan bahwa TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan bentuk nyata dari pendekatan menyeluruh TNI dalam membangun desa secara holistik menyentuh fisik dan mental masyarakat,” ucap Bassarewan.

Harapan Kasad: TMMD untuk Kesejahteraan Rakyat

Dalam sambutannya, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan TMMD adalah bentuk kehadiran negara di pelosok melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, meskipun pembangunan yang dilakukan tidak selalu besar, namun memiliki dampak langsung dan mendalam bagi masyarakat desa.

“Mungkin dari segi pembangunan tidak terlihat megah, tetapi bagi warga desa, ini adalah sesuatu yang sangat berarti,” katanya.

Ia juga menyampaikan TNI AD tengah menjalankan program Manunggal Air, yakni penyediaan air bersih di setiap lokasi TMMD dengan target minimal 50 titik sumber air bersih per lokasi.

“Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang TNI dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat,” serunya.

Gotong Royong dan Sinergi: Kunci Kesuksesan

Bassarewan, mengungkapkan kesuksesan TMMD ke-124 ini melibatkan 202 personel gabungan, terdiri dari 110 anggota TNI, 12 personel Polri, 10 pegawai Pemkab Asahan, dan 70 warga. Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi roh pelaksanaan TMMD.

“Bagi warga Desa Silo Bonto, TMMD bukan hanya membawa pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara militer dan rakyat. Suasana kebersamaan yang terbangun selama sebulan terakhir menjadi bukti bahwa TMMD lebih dari sekadar program tahunan ia adalah bentuk pengabdian total TNI kepada rakyat,” tekan Bassarewan.

“Dengan ditutupnya TMMD ke-124, semangat membangun dari desa kembali digaungkan. TNI menunjukkan bahwa membangun negeri tidak selalu harus dari pusat kota, tapi bisa dimulai dari jalan setapak di desa yang sebelumnya luput dari perhatian,” pungkasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *