google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Trans Jatim Koridor I Resmi Melaju di Malang Raya

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Peluncuran layanan Trans Jatim Koridor I Malang Raya menjadi momentum penting bagi perkembangan transportasi publik di kawasan aglomerasi Malang Raya. Bertempat di Balai Kota Malang, Kamis (20/11), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rute baru yang menghubungkan tiga titik strategis Terminal Hamid Rusdi – Terminal Landungsari – Terminal Batu. Program ini menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkuat sistem mobilitas yang selama ini dinilai belum terintegrasi dengan baik.

Peresmian tersebut ikut menghadirkan tiga kepala daerah Malang Raya: Wali Kota Batu Nurochman, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, dan Bupati Malang HM Sanusi. Keterlibatan tiga pemimpin daerah ini menandai fase baru kolaborasi transportasi lintas wilayah, yang sebelumnya sering terkendala perbedaan kebutuhan dan kebijakan.

Jawaban Atas Kebutuhan Mobilitas Malang Raya

Dalam sambutannya, Wali Kota Batu Nurochman menegaskan kehadiran Trans Jatim adalah solusi yang sudah dinantikan masyarakat. Menurutnya, mobilitas antarwilayah Malang Raya membutuhkan sistem yang lebih pasti, terjadwal, dan terjangkau agar mampu mengurangi tekanan lalu lintas, terutama di titik rawan kemacetan menuju Kota Batu.

“Trans Jatim adalah opsi transportasi yang sudah lama kita nantikan untuk memperkuat konektivitas sekaligus mengintervensi kepadatan lalu lintas, terutama di Kota Batu,” kata Nurochman.

Ia menilai moda ini akan sangat efektif mengurangi kemacetan akhir pekan dan libur panjang situasi yang kerap membebani jalur menuju area wisata Batu.

“Dengan tarif yang terjangkau dan jangkauan rute yang luas, Trans Jatim diharapkan menjadi pilihan utama warga dalam perjalanan rutin maupun wisata,” ucap Nurochman.

Simbol Kolaborasi Transportasi Kawasan

Peluncuran Trans Jatim tidak hanya sekadar seremoni peresmian, melainkan juga menghadirkan beberapa agenda penting. Salah satunya adalah pemberian piagam apresiasi kepada perbankan pendukung QRIS Tap, yang menjadi bagian penting dari integrasi pembayaran nontunai di setiap armada.

Gubernur Khofifah juga menyerahkan miniatur Bus Trans Jatim kepada tiga kepala daerah Malang Raya sebagai simbol komitmen bersama untuk memperbaiki kualitas transportasi publik kawasan. Simbol ini merepresentasikan misi besar membangun konektivitas yang tidak lagi bertumpu pada batas administratif, melainkan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Kesepakatan Tiga Kepala Daerah Malang Raya

Agenda utama lain adalah penandatanganan Kesepakatan Bersama (KSB) antara Wali Kota Batu, Wali Kota Malang, dan Bupati Malang. KSB ini menjadi landasan penyelarasan kebijakan transportasi lintas wilayah yang selama ini berjalan sendiri-sendiri.

Kesepakatan tersebut mengarah pada integrasi sistem transportasi untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pariwisata, hingga pergerakan tenaga kerja. Dengan adanya rute Trans Jatim Koridor I, mobilitas warga diharapkan tidak hanya lebih mudah, tetapi juga lebih aman dan efisien.

Peresmian Operasional: Dari Sirine Hingga Uji Coba Rute

Setelah rangkaian penandatanganan, Gubernur Khofifah memimpin pembunyian sirine sebagai tanda dimulainya operasional Trans Jatim Koridor I. Peresmian dilanjutkan dengan pemberangkatan perdana bus yang diawali ritual pemecahan kendi sebagai simbol harapan akan kelancaran dan keberkahan layanan baru ini.

Gubernur dan tamu VIP kemudian mengikuti uji coba perjalanan 1,5 kilometer, sekaligus memperagakan penggunaan QRIS Tap sebagai metode pembayaran nontunai yang kini tersedia di setiap armada.

Layanan, Tarif, dan Aplikasi Pendukung

Trans Jatim Koridor I hadir dengan tarif yang sangat terjangkau:

  • Rp5.000 untuk masyarakat umum
  • Rp2.500 untuk pelajar dan mahasiswa

Pembayaran dapat dilakukan secara tunai maupun nontunai. Layanan ini beroperasi setiap hari pukul 05.00–21.00 WIB.

Untuk mendukung kemudahan penumpang, Trans Jatim menyediakan aplikasi TRANSJATIM-AJAIB yang dilengkapi fitur:

  • e-ticketing
  • pelacakan lokasi bus secara real time
  • informasi titik shelter
  • peta rute perjalanan

Keberadaan aplikasi ini menjadi langkah penting menuju sistem transportasi publik yang modern dan berbasis teknologi.

Harapan Baru Mobilitas Malang Raya

Dengan peluncuran Trans Jatim Koridor I, Pemkot Batu optimistis integrasi mobilitas di Malang Raya semakin kuat. Layanan ini dianggap mampu memberikan kepastian perjalanan bagi warga lokal maupun wisatawan yang datang ke Kota Batu dan Malang.

“Kerja sama hari ini membuka ruang menuju sistem transportasi kawasan yang semakin modern dan kompetitif,” tegas Nurochman.

“Trans Jatim Koridor I bukan sekadar moda transportasi baru, tetapi titik awal untuk menghadirkan wajah baru mobilitas publik di Malang Raya lebih terarah, terjangkau, dan terintegrasi,” pungkas Nurochman.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *