google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Viral Sindiran Atlet MMA, Ketua DPC Piki Pematangsiantar: Wali Kota Diingatkan Bersikap Bijak

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Pematangsiantar, iKoneksi.com
Viralnya video sindiran keras atlet MMA One Pride asal Kota Pematangsiantar, Ronald Siahaan, terhadap Wali Kota Wesly Silalahi memicu gelombang reaksi publik. Dalam video yang beredar luas di media sosial usai pertarungan sengit melawan Alan, Ronald meluapkan kekecewaannya atas dugaan ucapan tak mendukung dari sang Wali Kota terhadap atlet lokal.

Ronald yang menang lewat keputusan juri dengan bangga menyebutkan bahwa dirinya mewakili Siantar. Namun di saat bersamaan, ia menyampaikan kekesalannya secara terbuka, bahkan meminta agar ucapannya direkam dan disebarluaskan.

“Tolong rekam saya. Ada satu kekecewaan saya. Minggu kemarin salah satu junior saya, Ajai Pasaribu, minta dukungan ke Wali Kota Pematangsiantar. Tapi saya dengar bapak menyuruh berhenti karena tidak ada uang. Omongan bapak harus dicabut dalam-dalam,” kata Ronald dengan nada penuh emosi.

Kecaman dan Seruan dari Tokoh Masyarakat

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua DPC Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Pematangsiantar, Basrin Aritama Nababan, angkat bicara. Ia menyayangkan jika benar Wali Kota menyampaikan pernyataan yang menyinggung hati para atlet. Menurutnya, seorang pemimpin seharusnya menjadi penyemangat, bukan malah menjadi sumber demotivasi bagi warganya.

“Jika memang benar pernyataan itu keluar dari mulut Wali Kota, tentu sangat melukai perasaan para atlet yang telah berjuang demi nama baik kota ini,” tegas Basrin, saat ditemui iKoneksi.com pada Ahad, (22/6/2025).

Basrin menyebutkan para atlet adalah aset kota yang harus didukung secara moral maupun material. Apalagi jika mereka telah membuktikan prestasi di kancah nasional maupun internasional, seperti Ronald Siahaan dan Ajai Pasaribu.

Klarifikasi dan Saran untuk Wali Kota

Di sisi lain, Basrin mengapresiasi langkah Wali Kota Wesly Silalahi yang telah memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak pernah mengucapkan pernyataan melemahkan tersebut. Ia menyebutkan bahwa klarifikasi itu adalah langkah baik untuk mencegah kesalahpahaman yang berkepanjangan.

Namun demikian, Basrin juga menyarankan agar Wali Kota secara terbuka mengundang para atlet dari berbagai cabang olahraga dalam forum resmi untuk meluruskan persoalan dan menyampaikan dukungan secara langsung.

“Permintaan maaf secara terbuka, jika memang perlu, tidak menunjukkan kelemahan. Justru itu menunjukkan ketegasan, keberanian, dan kebesaran hati seorang pemimpin,” tuturnya.

Momentum Refleksi untuk Dukung Atlet Lokal

Menurut Basrin, insiden ini harus dijadikan momentum refleksi bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kota Pematangsiantar untuk menaruh perhatian lebih besar pada dunia olahraga. Terutama terhadap para atlet muda yang kerap berjuang di tengah keterbatasan fasilitas dan dana.

“Jangan biarkan semangat anak-anak muda kita padam hanya karena kurangnya perhatian. Atlet-atlet ini membawa nama kota, mereka layak didukung dan dihargai,” tutupnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *