google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Medan Tekankan Integritas dan Hati Nurani ASN

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com — Sebanyak 53 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Medan resmi dilantik dan diambil sumpah janjinya oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di ruang rapat III Balai Kota Medan, Rabu (22/10/2025). Prosesi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas birokrasi dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) di tubuh Pemko Medan.

Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, hadir pula Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, para Asisten, serta pimpinan perangkat daerah. Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Wali Kota Medan dan Fakta Integritas, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, dan penyerahan SK secara simbolis kepada para pejabat yang baru dilantik.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni atau rutinitas administratif. Ia menekankan, momen ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan profesional bagi setiap pejabat fungsional untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tapi penugasan dan tanggung jawab. Jadikan momen ini sebagai awal baru dalam meningkatkan dedikasi dan kinerja untuk bangsa, negara, dan khususnya masyarakat Kota Medan,” kata Rico tegas.

Bekerja dengan Hati, Bukan Ego Sektoral

Rico menekankan pentingnya bekerja dengan menggunakan hati dalam setiap tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, seorang pejabat publik tidak hanya dituntut untuk bekerja cepat dan tepat, tetapi juga harus mampu menempatkan empati dan nurani dalam setiap kebijakan maupun pelayanan.

“Saya berharap semua pejabat fungsional bisa mempergunakan hati dalam jabatan yang diemban. Apapun posisinya, dari yang tertinggi hingga yang paling awal, semuanya harus memakai hati,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa bekerja tanpa hati berisiko menumbuhkan ego sektoral sifat merasa paling benar dan cenderung individualistis. Hal itu, kata Rico, justru akan menghambat sinergi antarlembaga dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Kita ingin menjauh dari sifat egois dan merasa paling benar sendiri. Kepentingan masyarakat harus jadi prioritas utama,” tegasnya.

Integritas ASN Jadi Kunci Reformasi Birokrasi

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan juga menyoroti pentingnya integritas ASN. Ia menilai, menjaga harga diri dan marwah Pemerintah Kota Medan harus dimulai dari perilaku individu setiap pejabat.

Rico tak segan mengingatkan tentang berbagai pelanggaran moral yang masih terjadi di kalangan ASN, seperti penyalahgunaan narkoba, judi, perselingkuhan, mabuk-mabukan, hingga pungutan liar (pungli). Semua itu, tegasnya, harus dijauhi karena mencederai nilai-nilai pelayanan publik yang bersih dan profesional.

“Kami berharap para pejabat menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak pantas, apalagi pungli. Tunjukkan integritas di hadapan Tuhan yang Maha Kuasa. ASN adalah teladan, bukan pelanggar,” pesannya.

Kinerja Jadi Ukuran, Bukan Jabatan

Rico juga menegaskan bahwa Pemko Medan menerapkan sistem meritokrasi, di mana kenaikan jabatan didasarkan pada kinerja, bukan kedekatan. Ia menegaskan bahwa seluruh pimpinan akan terus memantau kinerja setiap pejabat fungsional secara objektif.

“Kami tidak buta. Kami tahu siapa yang bekerja sungguh-sungguh dan siapa yang tidak. Semua jabatan itu sama nilainya, tapi pengabdianlah yang membedakan,” tekan Rico.

Menurut Rico, jabatan adalah amanah yang harus dijalani dengan semangat pengabdian. Ia menyebut bahwa menjadi ASN berarti siap mewakafkan diri untuk kepentingan masyarakat, sebuah tanggung jawab yang membutuhkan ketulusan dan perjuangan.

“Pengabdian itu bukan hal mudah. Dibutuhkan perjuangan dan komitmen untuk melayani tanpa pamrih,” imbuhnya.

Komposisi Pejabat yang Dilantik

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 3 orang Ahli Madya, 7 orang Ahli Muda, dan 43 orang Ahli Pertama, berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dengan pelantikan ini, diharapkan roda birokrasi Pemko Medan semakin efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Pelantikan ini menjadi simbol komitmen Pemko Medan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis integritas dan profesionalisme. Lebih dari itu, momen ini menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Rico Tri Putra Bayu Waas, Kota Medan ingin menghadirkan birokrasi yang bekerja dengan hati, bukan hanya dengan aturan.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *