google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Komplotan Curanmor Ditembak Polisi di Medan, Tindakan Tegas Saat Coba Kabur

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com – Empat anggota komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan harus menerima timah panas dari petugas. Para pelaku, yang terdiri dari remaja berusia 18 hingga 20 tahun, ditembak di bagian kaki karena mencoba melawan dan melarikan diri saat hendak ditangkap. Aksi cepat dan tegas ini dilakukan aparat demi menghentikan sepak terjang mereka yang sudah sangat meresahkan masyarakat Kota Medan.

Pelaku Masih Muda, Tapi Sudah Cakap Beraksi

Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Medan, AKBP Rudi Silaen, mengungkapkan identitas para pelaku yang diamankan. Mereka adalah AS alias Rifai (20) warga Medan Sunggal, serta RS alias Iwan (19), MF alias Lana (19), dan AR alias Anda (18), ketiganya berasal dari Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara. Menurut Rudi, para pelaku ini tidak hanya sekali dua kali mencuri. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kelompok ini telah beraksi di tujuh lokasi berbeda di bawah wilayah hukum Polrestabes Medan.

“Mereka tergolong terorganisir dengan baik, bahkan memiliki pembagian peran yang jelas dalam setiap aksinya,” kata Rudi.

Modus Terstruktur: Ada Eksekutor, Pengintai, dan Penjual

Dalam setiap aksi pencurian, para pelaku diketahui berbagi tugas secara rapi. Ada yang berperan sebagai eksekutor atau pelaku utama pencurian, ada yang memantau situasi sekitar, dan ada juga yang bertugas menjual hasil curian. Dari pengakuan mereka, hasil kejahatan itu digunakan untuk kebutuhan pribadi, termasuk berfoya-foya.

“Mereka memang sudah terlatih. Setiap aksi dilakukan dengan peran yang berbeda-beda. Sayangnya, semua hasil dari kejahatan ini dipakai untuk bersenang-senang,” jelas Rudi dalam keterangan persnya pada Jumat (16/5/2025).

Penangkapan Bermula dari Laporan Kehilangan Motor

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan warga bernama Marganda Ritonga yang kehilangan sepeda motornya saat berada di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, pada 7 Mei 2025 lalu. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim penyidik Polrestabes Medan. Setelah melalui proses penyelidikan, polisi menemukan titik terang yang mengarah kepada komplotan pelaku tersebut.

“Laporan dari korban menjadi titik awal. Setelah kami melakukan serangkaian penyelidikan, kami temukan petunjuk yang mengarah ke kelompok ini,” terang Rudi.

Coba Kabur, Polisi Lakukan Tindakan Tegas Terukur

Ketika dilakukan penangkapan, keempat pelaku berusaha kabur dan bahkan mencoba melawan aparat. Tanpa pilihan lain, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki mereka agar tidak semakin membahayakan proses penangkapan dan warga sekitar.

“Empat tersangka terpaksa ditembak karena mencoba melawan dan melarikan diri. Ini adalah tindakan sesuai prosedur, karena keselamatan petugas dan masyarakat menjadi prioritas,” tegas Rudi.

Barang Bukti Ditemukan, Jadi Bukti Kuat Penyelidikan

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. Di antaranya adalah dua unit sepeda motor hasil curian, kunci leter L yang biasa digunakan untuk membobol kunci kendaraan, mata kunci, serta pakaian yang dikenakan saat beraksi berupa jaket dan kaus berwarna hitam.

“Barang bukti ini memperkuat dugaan keterlibatan mereka dalam rangkaian kasus curanmor yang belakangan meningkat di Kota Medan. Aparat kini tengah mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan mereka, serta menelusuri ke mana saja hasil curian dijual,” beber Rudi.

Peringatan untuk Pelaku Lain: Polisi Tak Akan Ragu Bertindak

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan jalanan lainnya. Rudi menegaskan tidak akan ragu bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba meresahkan masyarakat. Rudi juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menjadi korban kejahatan. Ia memastikan bahwa pihak kepolisian siap menindaklanjuti setiap laporan secara profesional dan cepat.

“Kami minta masyarakat jangan takut melapor. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan polisi akan terus hadir untuk memberikan rasa aman,” tutupnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *