google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Fasilitas Taman Sri Mersing Tebingtinggi Kian Memprihatinkan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tebingtinggi, iKoneksi.com – Kondisi fasilitas taman bermain dan alat olahraga di Lapangan Sri Mersing, Jalan Merdeka, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebingtinggi Kota, kini kian memprihatinkan. Wahana publik yang seharusnya menjadi ruang rekreasi keluarga sekaligus sarana olahraga masyarakat itu justru mengalami kerusakan parah. Besi-besi penyangga hingga alat olahraga satu per satu hilang tanpa jejak.

Fasilitas Hilang, Warga Kecewa

Pantauan lapangan pada Rabu (27/8/2025) menunjukkan, sebagian besar fasilitas taman seperti besi penyangga permainan anak hingga peralatan olahraga sudah tidak dapat digunakan. Hal ini menimbulkan kekecewaan warga yang datang bersama keluarga untuk bermain maupun berolahraga.

T Simarmata (37), salah seorang warga yang kerap mengajak anak-anaknya bermain di sore hari, mengaku resah. Ia menuturkan, kerusakan dan kehilangan fasilitas terjadi secara bertahap.

“Mula-mula besi penyangga hilang, lama-lama yang lain juga ikut hilang. Sekarang wahana yang biasa dipakai anak-anak sudah tidak bisa digunakan lagi,” katanya.

Padahal, menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sangat penting sebagai ruang interaksi anak-anak. Namun dengan kondisi saat ini, warga semakin kehilangan ruang publik yang aman dan nyaman untuk rekreasi keluarga.

Ada Penjaga, Tapi Fasilitas Tetap Hilang

Fenomena hilangnya fasilitas taman Sri Mersing juga menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Pasalnya, menurut pengakuan warga, lokasi ini sebenarnya dijaga siang dan malam. Namun, pengawasan tersebut tampak tidak efektif mengingat fasilitas publik tetap saja menghilang satu per satu.

J Silaban, seorang penarik betor yang kerap mangkal di sekitar lokasi, mengaku heran dengan kondisi tersebut.

“Lokasi ini masih sering dipakai masyarakat untuk olahraga maupun sekadar bersantai. Tapi besi-besi alat olahraga ikut berhilang. Setahu saya ada penjaganya, tapi nyatanya tetap tidak terurus,” katanya.

Ia menilai, hilangnya fasilitas ini juga dipengaruhi kurangnya perhatian dari pihak pemerintah kota. Menurutnya, jika ada pengawasan dan perawatan yang rutin, kerusakan serta kehilangan fasilitas semacam ini bisa dicegah sejak awal.

Minim Perawatan, Cermin Buram Tata Kota

Silaban menyebutkan masalah rusaknya fasilitas publik di Lapangan Sri Mersing bukan sekadar soal kehilangan besi penyangga atau alat olahraga semata. Lebih jauh, kondisi ini mencerminkan lemahnya perawatan aset publik milik pemerintah.

Fasilitas yang seharusnya menjadi wajah kota sekaligus ruang interaksi warga justru dibiarkan terbengkalai. Hilangnya sarana bermain dan olahraga juga berdampak pada menurunnya kualitas ruang publik, yang pada akhirnya membuat masyarakat kehilangan alternatif hiburan murah dan sehat.

“Tak hanya di pusat kota, kasus serupa juga kerap terjadi di berbagai sudut Tebingtinggi. Fasilitas publik, baik taman maupun sarana olahraga, banyak yang rusak, hilang, atau luput dari perhatian dinas terkait. Situasi ini menimbulkan kesan bahwa perawatan aset publik masih belum menjadi prioritas serius,” bebernya.

Harapan Warga: Pemko Tebingtinggi Turun Tangan

Melihat kondisi tersebut, warga berharap pemerintah kota, khususnya dinas terkait, segera mengambil tindakan nyata. Menurut mereka, perbaikan dan perawatan fasilitas taman Sri Mersing sangat penting agar taman kembali layak digunakan dan tetap menjadi ruang publik yang indah.

“Kami berharap Pemko Tebingtinggi segera memperbaiki dan merawat taman ini. Kalau dibiarkan terus, bukan hanya jelek dipandang, tapi juga bisa membahayakan warga yang tetap menggunakan fasilitas rusak,” pungkas Silaban. (05/iKoneksimx

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *