google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Target 11 Kursi DPRD tahun 2029, PDI Perjuangan Deli Serdang Perkuat Barisan hingga Akar Rumput

  • Bagikan
banner 468x60

Kabupaten Deli Serdang, iKoneksi.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Deli Serdang menuntaskan rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musyancab) di Aula Soekarno, Jumat (24/7/2026). Namun, penutupan agenda konsolidasi partai tersebut diwarnai dinamika organisasi setelah Musyancab Pengurus Anak Cabang (PAC) Galang mengalami deadlock akibat tidak terpenuhinya kuorum peserta sidang.

Pada hari terakhir pelaksanaan, dua PAC dijadwalkan menggelar Musyancab, yakni PAC Pantai Labu dan PAC Galang. PAC Pantai Labu berhasil menyelesaikan seluruh tahapan sidang hingga penetapan kepengurusan. Sebaliknya, PAC Galang tidak dapat melanjutkan proses persidangan setelah dua kali skorsing atau pending sidang yang diberikan untuk memenuhi syarat kuorum tidak membuahkan hasil.

Kondisi tersebut menjadi sorotan pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang hadir memimpin jalannya konsolidasi partai di tingkat kecamatan.

DPD Sumut Tegaskan Musyancab Bukan Ajang Pemilihan Langsung

Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, M. Affan, menjelaskan bahwa proses penetapan kepengurusan PAC telah diatur secara jelas dalam Peraturan Partai Nomor 01 Tahun 2021 tentang Konsolidasi Partai. Menurut Affan, Musyancab merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi yang berjenjang, dimulai dari Kongres PDI Perjuangan yang menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum, dilanjutkan Konferda yang menetapkan Rapidin Simbolon sebagai Ketua DPD Sumut, hingga Konfercab yang membentuk kepengurusan DPC kabupaten dan kota.

“Setelah itu, konsolidasi dilanjutkan ke tingkat PAC. Penetapan Ketua PAC bukan dilakukan melalui pemilihan langsung saat Musyancab, tetapi sudah melalui proses penjaringan, seleksi administrasi, hingga fit and proper test,” tegas Affan.

Ia menjelaskan, calon pengurus PAC dapat diusulkan oleh ranting, DPC maupun DPD. Seluruh nama yang masuk kemudian mengikuti uji kelayakan untuk mengukur kapasitas kepemimpinan, pemahaman ideologi partai, serta kemampuan mengelola organisasi di wilayah masing-masing.

“Hasil wawancara dibahas bersama DPC dan diplenokan oleh DPD. Jadi dalam persidangan Musyancab bukan memilih lagi, tetapi menetapkan hasil proses yang sudah dilakukan sebelumnya,” jelasnya.

Affan Soroti PAC yang Gagal Hadirkan Ranting

Selain menjelaskan mekanisme organisasi, Affan juga menyoroti masih adanya PAC yang gagal menghadirkan ranting secara maksimal sehingga menyebabkan tidak terpenuhinya kuorum. Ia mengaku menyayangkan kondisi tersebut karena Musyancab merupakan agenda strategis yang seharusnya dipersiapkan secara matang oleh pengurus PAC.

Pada kasus PAC Galang, dari total 27 ranting yang ada, hanya 15 ranting yang hadir. Padahal aturan partai mensyaratkan kehadiran minimal dua pertiga dari jumlah ranting untuk memenuhi kuorum persidangan.

“Saya sangat menyayangkan jika ada PAC yang tidak mampu mengonsolidasikan rantingnya. Kalau sampai tidak memenuhi kuorum, maka perlu dipertanyakan bagaimana pola komunikasi dan kepemimpinan PAC tersebut terhadap ranting-ranting di bawahnya,” tegas Affan.

Ia meminta PAC yang belum menyelesaikan Musyancab segera melakukan konsolidasi lanjutan dengan cara jemput bola ke ranting-ranting agar Musyancab susulan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan partai.

Agustiawan Targetkan 11 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Deli Serdang Agustiawan Saragih didampingi Sekretaris DPC Ahmad Bima Nusa dan Bendahara DPC Oki T.M. Bangun menegaskan bahwa konsolidasi organisasi harus segera diikuti dengan kerja nyata di seluruh tingkatan partai. Menurut Agustiawan, setelah Muscab dan Musyancab selesai dilaksanakan, kepengurusan baru harus langsung melakukan pembenahan organisasi, membentuk ranting hingga anak ranting, serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

“Kami menargetkan pada Pemilu 2029 perolehan kursi DPRD Deli Serdang meningkat menjadi 11 kursi atau bertambah empat kursi dibanding saat ini. Untuk mencapai target tersebut, seluruh struktur partai harus mulai bekerja dari sekarang,” ujarnya.

Agustiawan juga menegaskan pentingnya memberi ruang lebih besar kepada generasi muda dalam kepengurusan partai. Meski sebagian struktur masih didominasi kader senior, DPC terus mendorong keterlibatan kader muda sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi.

“Kami berharap setidaknya sekitar 10 persen struktur kepengurusan dapat diisi generasi muda agar proses kaderisasi berjalan dan partai semakin adaptif menghadapi tantangan politik ke depan,” katanya.

Konsolidasi hingga Akar Rumput Jadi Kunci

Menutup pelaksanaan Musyancab, seluruh kader kembali diingatkan untuk menjaga soliditas internal dan menghindari gesekan yang berpotensi melemahkan partai. Affan menekankan tantangan utama PDI Perjuangan berada di luar partai, bukan di antara sesama kader.

“Lawan kita bukan sesama banteng. Jangan membuat riak di internal yang justru dimanfaatkan pihak lain,” tegasnya.

Senada dengan itu, Agustiawan meminta pengurus PAC yang belum maksimal melakukan konsolidasi agar segera merangkul seluruh ranting dan memperkuat kerja organisasi hingga tingkat akar rumput.

“Sudah saatnya teman-teman PAC turun langsung mengunjungi ranting-ranting. Musyancab ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi momentum memperkuat barisan hingga ke bawah sebagai modal menghadapi agenda politik mendatang,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *