google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pemkot Malang Salurkan Seragam Gratis bagi Ribuan Siswa SD dan SMP

  • Bagikan
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyalurkan bantuan seragam gratis bagi ribuan siswa baru jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027.Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam kegiatan Puncak Semarak PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) 2026 di BBPPMPV BOE Kota Malang, Kamis (23/7/2026)(Aisyah Dyah Novayanti Suep/iKoneksi.com)
banner 468x60
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyalurkan bantuan seragam gratis bagi ribuan siswa baru jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027.Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam kegiatan Puncak Semarak PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) 2026 di BBPPMPV BOE Kota Malang, Kamis (23/7/2026)(Aisyah Dyah Novayanti Suep/iKoneksi.com)

Kota Malang, iKoneksi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyalurkan bantuan seragam gratis bagi ribuan siswa baru jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027. Program tersebut menjadi salah satu komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang dalam meningkatkan akses pendidikan yang merata bagi masyarakat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam kegiatan Puncak Semarak PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) 2026 di BBPPMPV BOE Kota Malang, Kamis (23/7/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, SE., MM., mengatakan bantuan seragam diberikan kepada siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP yang memenuhi kriteria penerima.

“Untuk bantuan seragam ini diberikan kepada siswa kelas 1 SD sejumlah 2.013 siswa dan siswa kelas 7 SMP sebanyak 1.500 siswa. Program ini merupakan komitmen Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota dalam memberikan bantuan seragam gratis,” ujarnya.

Program tersebut memiliki total anggaran sekitar Rp1,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Malang. Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil pendataan yang melibatkan orang tua atau wali murid.

Suwarjana menjelaskan, keterlambatan distribusi bantuan yang sempat menjadi sorotan terjadi karena pemerintah harus memastikan data penerima sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Para wali murid terlebih dahulu diminta mengisi formulir pengajuan bantuan sebelum dilakukan verifikasi.

“Sistem kami, wali murid dikumpulkan terlebih dahulu dan mengisi formulir apabila membutuhkan bantuan. Setelah itu baru kami dropping ke sekolah-sekolah sehingga memang membutuhkan waktu,” jelasnya.

Ia juga memastikan tidak ada batas waktu penggunaan seragam baru bagi siswa penerima bantuan. Dinas Pendidikan telah memberikan kebijakan kepada seluruh sekolah agar tidak memberikan teguran kepada siswa yang belum menggunakan seragam baru.

“Kami tidak mematok kapan harus memakai seragam baru. Bahkan sampai sekarang saya memberi kebijakan kepada sekolah negeri maupun swasta bahwa kapan pun anak memakai seragam baru tidak akan ditegur,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan program bantuan seragam gratis merupakan bagian dari visi pembangunan sumber daya manusia yang berbudaya, optimis, dan inovatif melalui layanan pendidikan yang inklusif dan merata.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dalam memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.

“Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kota Malang terus mendorong hadirnya layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan merata bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Program bantuan seragam gratis diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di Kota Malang.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *