Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

HKTI Kabupaten Malang Kukuhkan 1.000 PAC, Perkuat Kedaulatan Pangan Desa

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang mengukuhkan sebanyak 1.000 Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang tersebar di 33 kecamatan. Pengukuhan digelar di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (14/1/2026).

Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang Makhrus Soleh mengatakan, pengukuhan PAC dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi tani hingga tingkat kecamatan sekaligus menegaskan komitmen mewujudkan kedaulatan pangan yang berangkat dari desa.

“Pengukuhan ini menjadi langkah strategis memperkuat organisasi petani dari bawah. Kedaulatan pangan tidak bisa dibangun dari atas saja, tetapi harus dimulai dari petani di desa,” kata Makhrus usai acara.

Dalam kesempatan tersebut, HKTI Kabupaten Malang juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Regenerasi Kehidupan Nusantara, produsen pupuk organik Regent. Penandatanganan MoU itu disaksikan langsung oleh Ketua DPD HKTI Jawa Timur HM Arum Sabil dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang KH Misno Fadlol Hijja.

Makhrus menyampaikan, Ketua DPD HKTI Jawa Timur berharap pengukuhan PAC dapat mendorong pengembangan sektor pertanian yang lebih maju sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Malang.

“Pelantikan ini diharapkan mampu membawa kehidupan yang lebih baik bagi petani dan menjadikan pertanian Kabupaten Malang semakin kuat ke depan,” tutur Makhrus, menyampaikan pesan Ketua DPD HKTI Jatim.

Ia menegaskan, pengukuhan pengurus PAC bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari upaya membangun peradaban pertanian yang berakar kuat dari petani. Menurutnya, penguatan organisasi tani menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kedaulatan bangsa melalui sektor pangan.

“Dengan mengukuhkan PAC di 33 kecamatan, kami ingin membangun peradaban. Benihnya adalah petani, batangannya adalah organisasi. Dari situ kedaulatan bangsa, khususnya dari Kabupaten Malang, bisa tercipta,” tegasnya.

Makhrus juga menjelaskan, HKTI Kabupaten Malang telah menjalankan sejumlah program unggulan yang sejalan dengan agenda nasional swasembada pangan. Salah satunya adalah program tanam dan panen padi unggul yang dilaksanakan pada 7 Januari lalu dan diikuti secara daring melalui Zoom bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“HKTI Kabupaten Malang sudah ambil bagian dalam program tanam dan panen padi unggul sebagai dukungan nyata terhadap swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Selain pengembangan komoditas padi, HKTI Kabupaten Malang juga menginisiasi program penanaman benih durian unggul. Setiap PAC direncanakan akan memperoleh bibit durian sebagai bagian dari pengembangan komoditas unggulan daerah.

“Durian kami jadikan salah satu prioritas unggulan Kabupaten Malang. Kami akan membina ranting HKTI bekerja sama dengan warga yang memiliki lahan untuk ditanami durian,” sebut Makhrus.

Tidak hanya durian, pengembangan juga diarahkan pada komoditas hortikultura lainnya, seperti alpukat, kelengkeng, dan salak. Komoditas tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung Program Makan Bergizi (MBG).

“Melalui penguatan organisasi, kemitraan dengan dunia usaha, serta pengembangan komoditas unggulan, HKTI Kabupaten Malang menegaskan komitmennya menjadikan petani sebagai aktor utama pembangunan pertanian yang berdaulat dan berkelanjutan,” tukas Makhrus.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *