google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Reses Alfonso Sinaga, Warga Keluhkan Jalan Rusak Belasan Tahun dan Banjir

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Pematangsiantar, iKoneksi.com — Anggota DPRD Kota Pematangsiantar Alfonso Sinaga menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar kegiatan reses di Kecamatan Siantar Marimbun, Selasa (10/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan, drainase, hingga kebutuhan penambahan rukun tetangga (RT) di kawasan permukiman.

Salah satu warga, Rosni Sinaga, mengeluhkan kondisi jalan di Jalan Parpasiran Ujung yang menurutnya tidak pernah mendapatkan perbaikan selama bertahun-tahun.

“Sudah 16 tahun kami tinggal di sana, tapi jalan masih parpasiran dan belum pernah diperbaiki,” ujarnya.

Menurut Rosni, kondisi tersebut menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan karena jalan menjadi becek dan sulit dilalui kendaraan.

Aspirasi Penambahan RT

Keluhan lain disampaikan Firnandus Naibaho, warga yang meminta adanya penambahan RT di wilayah Perumahan Green Garden.

Ia menjelaskan bahwa jumlah warga di kawasan tersebut sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk pembentukan RT baru. Namun hingga kini penambahan RT belum juga dilakukan, sehingga aspirasi warga kerap tidak tersampaikan secara maksimal dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Sudah hampir 10 tahun tidak ada penambahan RT. Padahal jumlah warga sudah cukup banyak,” terang Firnandus.

Menurutnya, keberadaan RT baru akan mempermudah koordinasi warga dalam menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

Drainase Jalan Parapat

Selain persoalan jalan lingkungan, warga juga menyoroti kondisi drainase di Jalan Parapat Km 6,5. Sejumlah warga menyebut drainase yang berada di sepanjang jalan hingga menuju jembatan kecil sering tidak mampu menampung aliran air saat hujan deras.

Akibatnya, air kerap meluap dan memicu banjir di kawasan sekitar. Bahkan dalam beberapa kasus kondisi tersebut juga menyebabkan badan jalan mengalami longsor. Keluhan tersebut disampaikan warga agar pemerintah dapat segera melakukan penanganan sebelum kerusakan semakin parah.

Respons Alfonso Sinaga

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Alfonso Sinaga mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat melalui forum pembahasan di DPRD.

Ia menegaskan perbaikan jalan di kawasan permukiman warga akan menjadi salah satu perhatian dalam perencanaan pembangunan ke depan.

“Perbaikan jalan akan kita rencanakan agar bisa segera ditangani,” ujar Alfonso.

Terkait aspirasi penambahan RT, Alfonso meminta Camat Siantar Marimbun Alexandro Siahaan untuk melakukan peninjauan serta menindaklanjuti proses penunjukan RT dan RW sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penataan struktur wilayah sangat penting untuk memperlancar koordinasi pemerintahan dan penyaluran aspirasi masyarakat.

Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi

Sementara itu, terkait persoalan drainase dan kondisi jalan di Jalan Parapat, Alfonso menjelaskan kawasan tersebut merupakan jalan protokol yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

Meski demikian, ia meminta pihak kecamatan agar segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk menyampaikan kondisi yang terjadi di lapangan.

“Drainase dan jalan di sana memang berada di bawah naungan provinsi. Tapi saya minta camat segera menyurati pemerintah provinsi agar bisa ditindaklanjuti,” terang dia.

Alfonso berharap koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat. Melalui kegiatan reses tersebut, ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi warga agar dapat direalisasikan dalam program pembangunan daerah.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *