google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pemkot Malang Bangun Jalan Kembar Pasar Gadang, Target 7 Bulan Rampung

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Pemerintah Kota Malang resmi merancang pembangunan jalan kembar di kawasan Pasar Gadang sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus memperbaiki infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga. Proyek ini menjadi bagian dari penataan kawasan strategis yang selama bertahun-tahun dikenal padat dan rawan banjir.

Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulhardjanto, menyampaikan konsep pembangunan telah dipaparkan kepada Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sebagai langkah awal realisasi proyek.

“Konsep pembangunan Jalan Pasar Gadang sudah kami paparkan. Ini bagian dari penataan kawasan yang lebih terintegrasi,” kata dia.

Pembangunan ini diharapkan Dandung menjadi solusi konkret atas persoalan klasik di kawasan tersebut, mulai dari kemacetan hingga kerusakan jalan.

Tiga Fokus Pembangunan: Jalan, Drainase, hingga Jembatan

Dandung membeberkan proyek jalan kembar ini mencakup tiga komponen utama, yakni perbaikan jalan, pembangunan sistem drainase, dan rehabilitasi jembatan. Ruang lingkup pengerjaan dimulai dari traffic light Pasar Gadang hingga Simpang Empat Jalan Rajasa. Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan menggunakan kombinasi material aspal dan beton (rigid), disesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Sebagian ruas menggunakan aspal, sebagian lainnya beton. Ini untuk menyesuaikan kebutuhan teknis di lapangan,” jelas Dandung.

Selain itu Dandung menyebutkan, sistem drainase akan diperkuat dengan pembangunan gorong-gorong di kedua sisi jalan, masing-masing berdiameter satu meter. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi persoalan genangan air yang selama ini kerap terjadi saat hujan.

Relokasi Pedagang Dikebut, Proyek Dimulai Mei

Sebelum pembangunan dimulai, Pemkot Malang tengah menuntaskan proses penataan kawasan, termasuk relokasi pedagang di sekitar Pasar Gadang. Tahapan ini menjadi kunci agar proyek dapat berjalan tanpa hambatan di lapangan.

“Penataan masih berlangsung, terutama pemindahan pedagang. Jika sudah siap, pertengahan Mei kita mulai pengerjaan,” tegas Dandung.

“Untuk bagian jembatan, pengerjaan akan diawali dengan pengerukan lapisan aspal lama sebelum dilakukan pelapisan ulang. Langkah ini bertujuan mengurangi beban struktur jembatan agar tetap aman. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu enam hingga tujuh bulan, dengan mempertimbangkan proses pengeringan beton yang membutuhkan waktu cukup panjang,” sambungnya.

Anggaran Rp14,9 Miliar, Warga Berharap Tak Sekadar Janji

Dandung mengungkapkan pembangunan jalan kembar Pasar Gadang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat dengan nilai sekitar Rp14,9 miliar untuk sektor jalan pada tahun 2026. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran lalu lintas sekaligus mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

Warga pun menyambut rencana ini dengan harapan besar. Salah satunya Budi Setia, warga Kelurahan Bumiayu, yang mengaku sudah lama menantikan perbaikan jalan di Pasar Gadang.

“Kalau hujan, jalan pasti tergenang dan macet. Sudah lama sekali kondisinya seperti itu,” ujarnya.

Ia bahkan mengaku kerap menghindari jalur tersebut karena kemacetan yang tak kunjung terurai. Perbaikan kali ini diharapkan benar-benar terealisasi, bukan sekadar rencana di atas kertas.

“Harapannya ya benar-benar dikerjakan dengan baik. Biar tidak rusak lagi,” ungkapnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *