google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Rupiah Melemah, Kerja Sulit, BEM Unand Siapkan Aksi Besar di DPRD Sumbar

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Padang, iKoneksi.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM Unand) akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Indonesia Sekarat” di Kantor DPRD Sumatera Barat, Senin (15/6/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kritik mahasiswa terhadap sejumlah persoalan ekonomi, sosial, dan politik nasional yang dinilai semakin menekan kehidupan masyarakat. BEM KM Unand menilai pemerintah perlu memberikan respons nyata terhadap berbagai keluhan publik.

Melalui seruan aksi yang disebarkan kepada mahasiswa dan masyarakat, BEM KM Unand menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok, sulitnya lapangan pekerjaan, pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya beban pajak, hingga kasus korupsi yang terus mencuat.

Selain persoalan ekonomi, organisasi mahasiswa itu juga menyoroti kondisi demokrasi nasional. Mereka menilai ruang partisipasi publik dan pengawasan terhadap kebijakan negara harus tetap dijaga agar tidak mengalami kemunduran.

BEM KM Unand menyebut berbagai program pembangunan yang disampaikan pemerintah belum sepenuhnya menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat. Mahasiswa menilai pertumbuhan ekonomi seharusnya dapat dirasakan langsung oleh kelompok masyarakat kecil, pekerja, dan generasi muda.

Aksi turun ke jalan, menurut BEM KM Unand, merupakan bagian dari penyampaian aspirasi sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya kebijakan publik. Mereka menegaskan mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton ketika persoalan rakyat terus berkembang.

Aksi “Indonesia Sekarat” dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB. Massa akan berkumpul terlebih dahulu di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Andalas sebelum bergerak menuju Kantor DPRD Sumatera Barat.

Peserta aksi diimbau mengenakan almamater kampus. BEM KM Unand juga membuka ruang partisipasi bagi mahasiswa serta elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi terkait kondisi bangsa.

Presiden Mahasiswa BEM KM Unand, Shabbarin Syakur, bersama Wakil Presiden Mahasiswa Muhammad Firdan, mengajak mahasiswa untuk terlibat dalam aksi tersebut.

Menurut mereka, aksi itu menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menyuarakan keresahan atas harga kebutuhan pokok, persoalan lapangan kerja, beban pajak, pelemahan rupiah, hingga dugaan kemunduran demokrasi.

Hingga seruan aksi diterbitkan, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung terbuka sebagai penyampaian pendapat di muka umum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BEM KM Unand belum merinci tuntutan resmi yang akan diserahkan kepada DPRD Sumatera Barat.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *