google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Akbar Tandjung Hadiri Pengukuhan 432 Siswa Baru SMAN 1 Plus Matauli Pandan

  • Bagikan
Tokoh nasional Ir. Akbar Tandjung menghadiri pengukuhan 432 peserta didik baru SMAN 1 Plus Matauli Pandan angkatan XXXIII Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Gedung Gymnasium sekolah tersebut, Sabtu (1/8/2026).
banner 468x60
Tokoh nasional Ir. Akbar Tandjung menghadiri pengukuhan 432 peserta didik baru SMAN 1 Plus Matauli Pandan angkatan XXXIII Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Gedung Gymnasium sekolah tersebut, Sabtu (1/8/2026).

Tapanuli Tengah, iKoneksi.com – Tokoh nasional Ir. Akbar Tandjung menghadiri pengukuhan 432 peserta didik baru SMAN 1 Plus Matauli Pandan angkatan XXXIII Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Gedung Gymnasium sekolah tersebut, Sabtu (1/8/2026). Kehadiran pendiri Yayasan Maju Tapian Nauli itu menjadi penyemangat bagi para siswa yang resmi memulai pendidikan di salah satu sekolah unggulan di Sumatera Utara.

Acara pengukuhan turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga, Kepala SMAN 1 Plus Matauli Pandan Deden Rachmawan, Ketua Umum Yayasan Matauli Triana Krisandini Tanjung, jajaran Forkopimda, serta orang tua siswa.

Meski kini harus dibantu keluarga saat berjalan, kehadiran Akbar Tandjung dinilai menjadi simbol semangat bagi generasi muda Tapanuli Tengah. Sosok yang pernah menduduki berbagai jabatan strategis di tingkat nasional itu menunjukkan bahwa pendidikan menjadi jalan untuk meraih kesempatan berkontribusi bagi bangsa.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Matauli Triana Krisandini Tanjung mengatakan SMAN 1 Plus Matauli Pandan telah mencatat sejarah sebagai SMA negeri pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi International Baccalaureate (IB).

Ia mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan fasilitas pendidikan yang tersedia untuk meningkatkan prestasi dan menyiapkan diri bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kejar prestasi, buktikan anak Tapanuli Tengah dan Sibolga bisa duduk di bangku universitas ternama. Harumkan nama Matauli Pandan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga mengatakan menjadi siswa SMAN 1 Plus Matauli Pandan merupakan sebuah prestasi karena harus melalui proses seleksi yang sangat ketat.

Menurutnya, lebih dari 2.000 calon peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi, namun hanya 432 orang yang berhasil diterima sebagai siswa baru.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar dan berprestasi,” katanya.

Alexander juga mengajak seluruh orang tua dan pihak sekolah terus bersinergi dalam mendukung kemajuan pendidikan demi mewujudkan generasi Sumatera Utara yang cerdas, berkarakter, dan bermartabat.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *