Menu
Koneksi Informasi Pikiran Merdeka

BEM UMN Al-Wasliyah Kritik Tata Kelola Program MBG

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman atas insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan milik penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Pusat, Senin. Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah siswa tengah melakukan aktivitas pagi dan mengakibatkan beberapa korban luka, termasuk luka berat, hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dalam pernyataan resminya, BEM UMN Al-Wasliyah menilai insiden ini tidak dapat dipandang sebagai kecelakaan semata. Mereka menyoroti dugaan lemahnya sistem rekrutmen dan pengawasan sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Mahasiswa menilai, peristiwa ini menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program strategis nasional yang menyasar siswa sekolah dasar tersebut. Menurut mereka, keselamatan anak-anak sebagai penerima manfaat harus menjadi prioritas utama.

“Insiden ini menunjukkan adanya celah dalam pengawasan dan profesionalisme pelaksana di lapangan. Program sebesar Makan Bergizi Gratis tidak boleh dijalankan secara serampangan,” demikian pernyataan tertulis BEM UMN Al-Wasliyah.

BEM UMN Al-Wasliyah juga menyoroti dugaan praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme dalam proses pengelolaan program MBG. Mereka menduga adanya keterlibatan oknum tertentu yang memanfaatkan program tersebut demi kepentingan proyek, tanpa mempertimbangkan aspek keselamatan dan kualitas pelayanan.

Atas dasar itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) selaku penanggung jawab program. Selain itu, mahasiswa juga meminta dilakukan evaluasi total terhadap implementasi MBG agar benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.

Tak hanya itu, BEM UMN Al-Wasliyah meminta Kepala BGN untuk turun langsung ke lapangan di berbagai daerah guna melihat kondisi riil pelaksanaan program, melakukan pembenahan tata kelola, serta memastikan standar keselamatan dan profesionalisme dijalankan secara ketat.

Mahasiswa menegaskan bahwa mereka mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan.

“Program strategis nasional harus dijalankan oleh SDM yang kompeten, jujur, dan bertanggung jawab. Keselamatan anak-anak tidak boleh dikorbankan oleh kelalaian sistem,” tegas pernyataan tersebut.

Melalui pernyataan sikap ini, BEM UMN Al-Wasliyah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan publik yang berdampak langsung pada masa depan generasi bangsa, sekaligus mendorong pemerintah agar segera mengambil langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa terulang.

banner 325x300 banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *