google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Golden Analagi Muncul, Ludi Tanarto Sindir Minim Dukungan Pemkot Batu

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Munculnya varietas baru Apel Golden Analagi hasil penelitian mandiri warga Kota Batu, Rudy Mardiyanto, mulai menarik perhatian serius kalangan legislatif. DPRD Kota Batu meminta Pemerintah Kota Batu tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah nyata untuk mendukung pengembangan varietas apel lokal tersebut.

Wakil Ketua II DPRD Kota Batu, Ludi Tanarto, menilai inovasi yang dilakukan Rudy merupakan aset penting bagi daerah. Ia menyebut proses penelitian selama tujuh tahun untuk menyilangkan Apel Anna dengan Manalagi bukan pekerjaan sederhana, apalagi dilakukan secara mandiri tanpa dukungan besar dari pemerintah.

“Pemerintah Kota Batu harus mengapresiasi potensi warga Batu yang bisa menghasilkan sebuah produk melalui penelitian panjang. Ini bukan perkara mudah,” sebut Ludi saat dikonfirmasi iKoneksi.com, Rabu (27/5/2026).

Menurut politisi PKS tersebut, hasil riset seperti Golden Analagi tidak boleh berhenti hanya sebagai proyek percobaan di kebun penelitian. Pemerintah dinilai perlu turun tangan agar varietas tersebut benar-benar bisa dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas, khususnya petani apel di Kota Batu. Ia menilai kondisi petani apel saat ini tengah menghadapi tekanan besar akibat masuknya produk impor dan menurunnya daya saing varietas lokal. Karena itu, inovasi seperti Golden Analagi dianggap dapat menjadi harapan baru untuk menghidupkan kembali identitas Kota Batu sebagai Kota Apel.

“Pemerintah sedapat mungkin harus bisa memfasilitasi agar hasil penelitian itu benar-benar bermanfaat untuk masyarakat petani Batu. Apel ini ikon Kota Batu, jadi harus ada prioritas khusus untuk mempertahankannya,” tegasnya.

Ludi juga menyoroti persoalan teknis yang masih dihadapi peneliti, termasuk pengurusan hak paten dan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). Menurutnya, biaya administrasi dan proses legalitas tidak boleh menjadi penghambat lahirnya inovasi pertanian lokal.

“Karena itu, DPRD Kota Batu membuka peluang dukungan dari sisi kebijakan maupun penganggaran jika memang diperlukan untuk mempercepat pengembangan Golden Analagi. InsyaAllah DPRD siap mendukung. Harapan kita, varietas Golden Analagi ini nantinya punya produksi tinggi, tahan penyakit, adaptif terhadap perubahan cuaca, dan kualitas buahnya diterima pasar,” beber alumnus UB itu.

Menurut Ludi Golden Analagi sendiri merupakan varietas apel berwarna kuning keemasan hasil persilangan Apel Anna dan Manalagi. Varietas ini disebut memiliki tekstur renyah khas Manalagi dengan tampilan fisik unggul dari Apel Anna. Selain itu, Golden Analagi juga digadang-gadang memiliki ketahanan lebih baik terhadap penyakit cacar buah yang selama ini menjadi ancaman serius bagi petani apel di Kota Batu.

“Kemunculan varietas baru ini dinilai menjadi angin segar di tengah kekhawatiran menurunnya eksistensi apel lokal. Banyak kalangan berharap Golden Analagi tidak hanya menjadi simbol inovasi pertanian daerah, tetapi juga mampu menjadi produk unggulan baru yang mengangkat kembali kejayaan apel Kota Batu di pasar nasional,” ungkap Ludi.

“Dengan dukungan pemerintah, legislatif, dan masyarakat, Golden Analagi berpeluang menjadi tonggak baru kebangkitan sektor pertanian apel di Kota Batu yang selama bertahun-tahun menjadi identitas utama daerah wisata tersebut,” tukasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *