google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Handi Priyanto Kandidat Kuat Sekda Kota Semarang

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Handi Priyanto, masuk dalam tiga besar kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang. Posisi ini menempatkan pejabat Pemkot Malang tersebut selangkah lagi menuju jabatan strategis di pemerintahan kota lain, sekaligus mencerminkan kompetisi ketat antar aparatur sipil negara di level nasional.

Saat ini, penentuan Sekda definitif berada di tangan Wali Kota Semarang setelah proses seleksi mengerucut pada tiga nama terbaik. Handi menyebut keikutsertaannya dalam seleksi berawal dari pembaruan data pada aplikasi MyASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang membuka peluang bagi ASN lintas daerah untuk mengikuti seleksi terbuka.

“Ini tantangan baru. Selain menambah pengalaman, juga memperluas jaringan dan kolaborasi,” kata Handi dalam keterangannya.

Dalam tahapan uji gagasan, Handi mengusung strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai fokus utama. Gagasan tersebut dinilai relevan dengan kondisi fiskal daerah yang saat ini menghadapi tekanan akibat menurunnya Transfer Keuangan dan Dana Desa (TKD) dari pemerintah pusat.

Menurutnya, hampir seluruh daerah menghadapi persoalan serupa, sehingga diperlukan inovasi dan langkah konkret untuk menutup celah fiskal.

“Strategi peningkatan PAD menjadi kunci untuk menjaga stabilitas keuangan daerah,” tegasnya.

Sebelum masuk tiga besar, Handi telah melewati serangkaian asesmen ketat, termasuk uji kompetensi selama tiga hari di Universitas Sebelas Maret, Solo. Tahapan tersebut meliputi penilaian manajerial, kepemimpinan, hingga kemampuan merumuskan kebijakan strategis. Meski mengikuti proses seleksi di luar kota, Handi memastikan tugasnya sebagai Kepala Bapenda Kota Malang tetap berjalan optimal. Ia mengatur jadwal perjalanan dinas di luar jam kerja efektif agar tidak mengganggu pelayanan publik di Kota Malang.

Kinerja Bapenda Kota Malang di bawah kepemimpinannya pun disebut tetap menunjukkan tren positif. Pada triwulan pertama 2026, capaian pendapatan daerah tercatat surplus. Bahkan, salah satu sektor pajak, yakni pajak reklame, telah mencapai target 100 persen lebih awal.

“Pelayanan dan target tetap berjalan sesuai rencana. Kami pastikan tidak ada yang terabaikan,” ujarnya.

Masuknya nama Handi dalam bursa Sekda Kota Semarang juga menjadi sorotan, mengingat posisi tersebut memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan kebijakan lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Jika terpilih, ia akan bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas birokrasi serta mendorong efektivitas program pembangunan daerah. Di sisi lain, keikutsertaan pejabat dari luar daerah dalam seleksi Sekda menunjukkan semakin terbukanya sistem meritokrasi dalam birokrasi Indonesia. Kompetensi, rekam jejak, serta inovasi menjadi faktor utama dalam menentukan kandidat terbaik, bukan semata latar belakang daerah asal.

Hasil akhir seleksi kini tinggal menunggu keputusan Wali Kota Semarang. Siapa pun yang terpilih, diharapkan mampu menjawab tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat kinerja birokrasi yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *