google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Happy Djarot Dengar Dan Salurkan Keluhan Nelayan Jakarta Utara

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Happy Djarot, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) DKI Jakarta di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (7/2/2026) pukul 13.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua RW 09 Pademangan Barat, Moh. Riza Firdaus, serta Ketua DPD GNTI DKI Jakarta, Handono Wiwoho. Forum berlangsung dialogis dengan pembahasan normatif seputar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pemaparannya, Happy Djarot menegaskan Empat Pilar bukan sekadar materi sosialisasi, tetapi pedoman hidup yang harus diterapkan dalam praktik sehari-hari.

“Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah dasar kita bernegara. Nilai-nilainya harus hidup dalam aktivitas masyarakat, termasuk nelayan dan petani,” kata dia.

Ia menyebut, tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi masyarakat pesisir membutuhkan pendekatan kebangsaan yang kuat agar kebijakan pembangunan tetap berpihak pada rakyat kecil.

Aspirasi Nelayan Tradisional

Dalam sesi dialog, GNTI DKI Jakarta menitipkan aspirasi terkait kondisi nelayan tradisional di kawasan Kalibaru dan Muara Angke. Mereka berharap ada perhatian lebih terhadap upaya peningkatan ekonomi tambahan di luar aktivitas melaut.

Ketua DPD GNTI DKI Jakarta, Handono Wiwoho, menyampaikan nelayan tradisional menghadapi tantangan fluktuasi hasil tangkapan, cuaca ekstrem, hingga keterbatasan akses permodalan.

“Nelayan membutuhkan dukungan ekonomi alternatif. Jangan hanya bergantung pada hasil laut,” tutur Handono.

Menurutnya, penguatan sektor usaha mikro berbasis pesisir dapat menjadi solusi untuk menjaga stabilitas pendapatan keluarga nelayan.

Happy Djarot merespons aspirasi tersebut dengan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti masukan masyarakat.

“DPD RI memiliki fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi daerah. Apa yang disampaikan hari ini akan kami catat dan teruskan ke pihak terkait,” terang dia.

Perkuat Kebangsaan

Selain membahas isu ekonomi, forum juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan di wilayah pesisir yang heterogen. Happy Djarot menilai nilai toleransi dan gotong royong harus terus diperkuat.

“Persatuan adalah modal utama bangsa. Kalau masyarakat kompak, persoalan apa pun bisa dicari solusinya bersama,” beber Happy.

Ketua RW 09 Pademangan Barat, Moh. Riza Firdaus, mengapresiasi kehadiran anggota DPD RI di tengah masyarakat. Ia berharap sosialisasi kebangsaan semacam ini terus dilakukan untuk memperkuat pemahaman warga.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperjuangkan kesejahteraan nelayan tradisional.

“Sosialisasi Empat Pilar di Pademangan Barat tidak hanya menjadi ruang edukasi kebangsaan, tetapi juga wadah penyaluran aspirasi masyarakat pesisir Jakarta Utara,” tutup Riza.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *