google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mekanisme Pembelajaran Ramadan 2025 Tunggu Keputusan Tiga Menteri

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Pangkalpinang, iKoneksi.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa mekanisme pembelajaran siswa selama bulan Ramadan 2025 masih menunggu keputusan resmi dalam bentuk surat edaran bersama dari tiga kementerian. Kebijakan ini akan menjadi panduan nasional terkait kegiatan belajar-mengajar selama bulan suci tersebut.

“Kami menggunakan istilah kebijakan ini bukan liburan, tetapi pembelajaran bagi siswa-siswi selama bulan puasa Ramadan,” ujar Abdul saat menghadiri acara di GOR Sahabuddin, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ahad (19/1/2025).

Menunggu Keputusan Tiga Menteri

Menurut Abdul, draf surat edaran bersama yang akan mengatur mekanisme pembelajaran selama Ramadan telah selesai disusun. Namun, surat tersebut masih menunggu tanda tangan dari tiga menteri terkait, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri.

“Draf surat edaran ini sudah selesai, tinggal menunggu tanda tangan tiga menteri ini saja,” jelasnya.

Setelah surat edaran tersebut ditandatangani, kebijakan pembelajaran Ramadan akan segera diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia. Ia juga menegaskan pembelajaran selama Ramadan bukan berarti libur, melainkan bentuk pengaturan kegiatan belajar-mengajar yang disesuaikan dengan situasi bulan puasa.

“Saya tegaskan, kita tidak menggunakan istilah libur tetapi pembelajaran,” sebutnya.

Koordinasi dengan Berbagai Kementerian

Untuk memastikan kebijakan ini dapat berjalan dengan baik, Kemendikdasmen telah melakukan koordinasi dengan empat kementerian lain. Selain Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri, Kemendikdasmen juga bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kantor Staf Presiden (KSP).

“Langkah ini diambil untuk memastikan kebijakan pembelajaran Ramadan memiliki landasan yang kuat dan dapat diterapkan secara seragam di seluruh wilayah Indonesia,” ucapnya.

Abdul menyebutkan keputusan ini juga mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kebutuhan siswa, tenaga pendidik, dan jadwal akademik di setiap daerah.

Pengaturan yang Fleksibel dan Efektif

Meski detail kebijakan belum dirilis, banyak pihak berharap bahwa pembelajaran selama Ramadan akan dirancang secara fleksibel dan efektif. Dengan memperhatikan kebutuhan siswa yang berpuasa, jam belajar diprediksi akan mengalami penyesuaian. Hal ini bertujuan agar siswa tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan optimal tanpa mengorbankan proses belajar-mengajar.

“Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan solusi terbaik untuk mendukung pendidikan selama Ramadan, terutama dalam menjaga semangat belajar siswa sekaligus menghormati nilai-nilai keagamaan yang dianut masyarakat Indonesia,” bebernya.

Respons Masyarakat

Sejumlah masyarakat menyambut baik langkah pemerintah yang berupaya mengatur pembelajaran selama Ramadan melalui koordinasi lintas kementerian. Namun, beberapa pihak berharap kebijakan ini juga memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menyesuaikan jadwal dan metode pembelajaran berdasarkan kebutuhan lokal.

“Kami berharap kebijakan ini tidak memberatkan siswa, tetapi tetap mendorong mereka untuk terus belajar, meskipun dalam suasana Ramadan,” ujar seorang orang tua siswa di Pangkalpinang.

Penekanan pada Pendidikan dan Nilai Religius

Abdul menutup pernyataannya dengan harapan bahwa kebijakan ini dapat menjadi momentum bagi siswa untuk mengintegrasikan pendidikan dengan nilai-nilai religius.

“Ramadan adalah waktu yang baik untuk menanamkan kedisiplinan, toleransi, dan semangat belajar kepada siswa,” ungkapnya.

Dengan keputusan yang menunggu lampu hijau dari tiga menteri, masyarakat kini berharap kebijakan ini segera dirilis agar sekolah-sekolah dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut bulan suci Ramadan. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *