google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Operasi Sikat Semeru 2025, Polres Kediri Kota Ungkap 8 Kasus Besar

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Kediri, iKoneksi.com — Keberhasilan aparat kepolisian dalam menekan angka kriminalitas kembali ditorehkan oleh Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur. Dalam gelaran Operasi Sikat Semeru 2025, yang berlangsung selama 12 hari sejak 22 Oktober hingga 2 November 2025, polisi berhasil mengungkap delapan kasus tindak pidana dan mengamankan sembilan tersangka dari berbagai jenis kejahatan.

Pencapaian ini disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana, S.Tr.K., S, dalam konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Rabu (12/11/2025).

Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan peningkatan kinerja aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus membuktikan kesigapan Polres Kediri Kota dalam merespons berbagai bentuk kriminalitas yang meresahkan warga.

Delapan Kasus Kriminal Terungkap, Sembilan Tersangka Diringkus

AKP Cipto menjelaskan delapan perkara yang berhasil diungkap meliputi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), serta penganiayaan atau kejahatan jalanan.

“Ada sebanyak sembilan orang yang kita amankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkapnya tegas.

Para tersangka berasal dari beberapa wilayah di Kediri dan terlibat dalam beragam modus kejahatan. Misalnya, BC yang mencuri sepeda motor di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, dan ASJ yang mencuri motor lalu menukarkannya dengan satu pucuk senapan angin di Desa Bulu, Kecamatan Semen.
Kemudian ada EK, yang mencuri motor di kos Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri, serta S yang melakukan aksi serupa di pinggir jalan Desa Maesan, Kecamatan Mojo.

Tak berhenti di situ, tersangka GP mencuri motor di Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, sementara SE nekat mencuri kendaraan di parkiran Superindo Jalan Hasanudin, Kota Kediri.

Kasus lainnya melibatkan PP dan SK, yang mencuri satu proyektor dan printer di Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan. Sedangkan tersangka terakhir, LKN, membobol rumah seorang guru di Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, dan membawa kabur uang tunai sekitar Rp14 juta.

“Barang bukti yang kita amankan terdiri dari beberapa unit sepeda motor, laptop, proyektor, senapan angin sepanjang 72 sentimeter, uang tunai, serta peralatan yang digunakan tersangka dalam beraksi,” jelas Cipto.

Lebihi Target, Bukti Kinerja Efektif Polres Kediri Kota

Menurut Cipto, capaian dalam operasi kali ini melampaui target yang ditetapkan oleh Polda Jatim.

Polres Kediri Kota diberi target untuk mengungkap lima kasus, namun berhasil menuntaskan delapan perkara. Dari jumlah itu, lima kasus merupakan target operasi, sementara tiga lainnya termasuk non-target, hasil kerja keras tim di lapangan.

“Ini merupakan hasil kerja sama seluruh satgas operasi, mulai dari intelijen, penegakan hukum (Gakkum), hingga personel lapangan yang terlibat langsung dalam Operasi Sikat Semeru,” paparnya.

Keberhasilan tersebut, lanjutnya, bukan hanya soal angka, melainkan bentuk nyata dari sinergi antar-unit Polres dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Kediri Kota.

Menekan Kejahatan, Membangun Keamanan

Operasi Sikat Semeru merupakan langkah strategis yang dilakukan secara berkala oleh Polda Jawa Timur guna menekan angka kejahatan di daerah. Polres Kediri Kota, sebagai bagian dari jajaran Polda, terus menunjukkan komitmen dalam menjalankan operasi ini secara serius dan terukur.

Cipto berharap hasil operasi ini dapat menjadi efek jera bagi para pelaku kejahatan sekaligus peringatan bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman kriminalitas.

“Operasi ini diharapkan dapat menekan angka tindak pidana curanmor, curat, dan kejahatan jalanan lainnya. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu hati-hati dan tidak memberikan celah bagi pelaku kejahatan,” imbaunya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Mari bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” lugasnya.

Polres Kediri Kota, Garda Terdepan Keamanan Warga

Keberhasilan Polres Kediri Kota dalam operasi kali ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian terus bertransformasi menjadi institusi yang cepat, responsif, dan profesional. Dengan melampaui target pengungkapan kasus, jajaran Polres Kediri Kota membuktikan bahwa upaya pemberantasan kriminalitas tidak sekadar penindakan, melainkan juga bentuk perlindungan terhadap hak warga untuk hidup aman dan tenteram.

“Operasi Sikat Semeru 2025 pun bukan akhir dari perjuangan, melainkan momentum untuk terus memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Karena bagi Polres Kediri Kota, menjaga keamanan bukan hanya tugas melainkan panggilan moral untuk melindungi masyarakat dan menjamin ketenangan hidup di setiap sudut kota,” tutupnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *