google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

OTT Wamenaker Noel, KPK Sita Uang hingga Motor Ducati

  • Bagikan
Flyer Fun Mini Soccer Komisi A DPRD Jawa Timur Sabtu (23/8/2035)
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Publik dikejutkan oleh kabar penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan tersebut tidak hanya menyeret pejabat negara, tetapi juga membuka fakta mengejutkan: penyidik KPK turut mengamankan sejumlah uang, puluhan mobil, dan sebuah motor mewah Ducati dari operasi senyap itu.

Barang Bukti Mencengangkan

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rochayanto, mengonfirmasi bahwa penangkapan Noel pada Rabu (20/8/2025) malam disertai dengan penyitaan aset bernilai fantastis.

“Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil, dan ada motor Ducati,” ungkap Fitroh kepada iKoneksi.com, Kamis (21/8/2025).

Meski belum merinci jumlah uang maupun jenis kendaraan yang diamankan, penyitaan barang-barang mewah tersebut langsung memicu perhatian publik.

“Pasalnya, keberadaan puluhan kendaraan dalam kasus ini menimbulkan dugaan adanya aliran dana korupsi yang tidak sederhana,” sebut Fitroh.

Dugaan Pemerasan Perusahaan

Lebih lanjut, Fitroh menjelaskan bahwa Noel diduga terlibat dalam praktik pemerasan terhadap sejumlah perusahaan. Modusnya berkaitan dengan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menjadi kewajiban perusahaan.

“Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,” ujarnya menegaskan.

KPK menduga, proses sertifikasi yang seharusnya berjalan transparan dan profesional justru dipelintir menjadi ajang pungutan liar oleh oknum tertentu.

“Praktik ini membuat perusahaan-perusahaan terpaksa mengeluarkan biaya tambahan di luar ketentuan resmi agar proses sertifikasi bisa dipercepat atau diloloskan,” ucap Fitroh.

Noel Ditangkap Bersama 10 Orang

Tidak sendirian, Noel ditangkap bersama 10 orang lainnya dalam operasi senyap tersebut. Mereka terdiri dari sejumlah pejabat, pihak swasta, serta orang-orang dekat Noel yang diduga ikut terlibat dalam alur pemerasan.

Sejak Kamis pagi, Noel dan kesepuluh orang yang ditangkap sudah berada di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Kami memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Noel, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan,” lugasnya.

Menteri Pertama di Kabinet Prabowo yang Terjerat

Kasus ini juga mencetak sejarah baru dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto. Noel menjadi anggota kabinet pertama yang ditangkap KPK sejak pemerintahan Prabowo dimulai. Fakta ini tentu menambah sorotan publik, mengingat Noel merupakan figur politik yang cukup dikenal.

Sebelumnya, Noel adalah tokoh yang dikenal sebagai loyalis Joko Widodo dengan mendirikan Jokowi Mania. Namun menjelang Pilpres 2024, ia berbalik arah dan mendirikan Prabowo Mania 08 untuk mendukung pencalonan Prabowo Subianto. Dukungan itu berbuah posisi strategis sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Kini, karier politiknya terguncang hebat setelah dirinya ditangkap dalam kasus dugaan pemerasan.

Reaksi Publik dan DPR

Penangkapan Noel menimbulkan beragam respons dari berbagai pihak. Kalangan DPR menilai kasus ini seperti “gol bunuh diri” yang mencoreng nama baik kabinet dan menimbulkan pertanyaan besar soal integritas pejabat negara.

Di sisi lain, masyarakat luas mempertanyakan bagaimana mungkin pejabat negara, yang seharusnya menjadi teladan dalam pelayanan publik, justru terjerat kasus dugaan pemerasan yang merugikan dunia usaha dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Menunggu Langkah KPK

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah KPK berikutnya. Apakah Noel resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam waktu 24 jam, atau justru kasus ini berkembang dengan menyeret pihak-pihak lain?

Yang jelas, penyitaan uang, puluhan mobil, dan motor mewah Ducati menjadi bukti awal yang menunjukkan bahwa kasus ini tidak sepele. OTT ini juga kembali menjadi pengingat bahwa praktik korupsi bisa menyusup hingga level tertinggi pemerintahan, sekalipun dengan pejabat yang baru saja mendapat kepercayaan publik.

Kasus Noel bukan sekadar cerita tentang penangkapan seorang wakil menteri. Lebih dari itu, ia membuka babak baru ujian serius bagi pemerintahan Prabowo Subianto untuk membuktikan komitmen dalam memberantas korupsi. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *