google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pengungsi Agisiga Terima Bantuan Presiden dan Layanan Trauma Healing Satgas Cartenz

  • Bagikan
Satgas Cartez
banner 468x60

Kab. Intan Jaya, iKoneksi.com – Bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akhirnya tiba di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya. Penyaluran ini dilakukan melalui Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, menyasar masyarakat yang terdampak konflik bersenjata.

Tidak hanya berupa bantuan logistik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan trauma healing. Pendekatan tersebut menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Pada Minggu (5/7/2026), posko pengungsian menjadi pusat kegiatan. Warga dari empat kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa berkumpul untuk menerima bantuan sekaligus mengikuti aktivitas pemulihan psikologis.

Kegiatan dipimpin oleh Dansektor Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Intan Jaya, AKP Syahrial Arditya, S.Tr.K., S.I.K., bersama personel Satgas dan tokoh agama setempat. Kehadiran mereka memberi rasa aman sekaligus harapan baru bagi masyarakat.

Sebanyak 150 paket sembako dibagikan kepada pengungsi. Isi paket meliputi beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mi instan, dan sarden—bahan pokok yang diharapkan mampu meringankan beban warga di tengah keterbatasan.

Selain itu, Satgas juga menggelar kegiatan trauma healing. Anak-anak diajak bermain, ibu-ibu diberi ruang untuk berbagi cerita, sementara lansia mendapat perhatian khusus. Pendekatan humanis ini bertujuan memulihkan kondisi psikologis yang terguncang akibat konflik.

“Atas nama pengungsi dan masyarakat yang tinggal di tempat ini, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan semangat untuk bangkit kembali,” ujar Tokoh Agama Agisiga, Pdt. Ones Mirip penuh haru.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan masyarakat adalah prioritas utama. Ia menekankan bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh warga Papua.

Selain menjaga keamanan, pihaknya berkomitmen memastikan masyarakat memperoleh bantuan kemanusiaan, pendampingan, serta rasa aman agar bisa kembali menjalani kehidupan normal. Pesan ini menjadi penegasan bahwa operasi tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan semata.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama akan terus diperkuat. Tujuannya jelas: mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan masyarakat, dan trauma healing. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan pengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan yang aman, damai, dan produktif.

Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pemulihan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang terdampak konflik.

Satgas Cartez

 

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *