google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pertamax Naik, Warga Sukoharjo dan Solo Beralih ke Pertalite, Antrean SPBU Masih Panjang

  • Bagikan
banner 468x60

Sukoharjo, iKoneksi.com – Kenaikan harga Pertamax sejak 10 Juni 2026 membuat pola konsumsi bahan bakar warga di kawasan Sukoharjo dan Solo, Jawa Tengah, berubah. Permintaan Pertalite meningkat signifikan, sementara penjualan Pertamax menurun di sejumlah SPBU.

Di SPBU Klodran, Colomadu, Karanganyar, antrean kendaraan roda dua untuk mengisi Pertalite masih terjadi setiap hari. Anwar, salah satu pengendara motor yang mengantre di lokasi tersebut, mengatakan kenaikan harga Pertamax membuatnya harus mengantre setiap kali mengisi bahan bakar. Kondisi antrean serupa juga terpantau di SPBU Banyuanyar, Kota Solo, dan SPBU Jombor, Sukoharjo.

Meski Pertamina telah menurunkan harga sejumlah BBM nonsubsidi lain seperti Pertamax Turbo dan Dexlite mulai 1 Juli 2026, jumlah antrean Pertalite di kawasan tersebut belum banyak berkurang. Harga Pertamax sendiri tidak mengalami perubahan dan masih bertahan di level yang naik sejak 10 Juni 2026.

Selisih harga antara Pertamax dan Pertalite yang mencapai ribuan rupiah per liter menjadi pertimbangan utama sebagian warga untuk berpindah jenis bahan bakar. Perubahan pola konsumsi ini terjadi bersamaan dengan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya, sehingga turut memengaruhi pengeluaran rumah tangga secara umum.

Sampai saat ini, antrean di jalur Pertalite di kawasan Sukoharjo dan Solo masih menjadi pemandangan yang umum ditemui setiap hari, sementara jalur Pertamax relatif lebih lengang dibandingkan sebelum kenaikan harga terjadi.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *