google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PPDI Sumut Gandeng Universitas Dharmawangsa Tingkatkan SDM Aparatur Desa

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Asahan, iKonemsi.com – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama penting dengan Universitas Dharmawangsa. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung pada Kamis, (21/8/2025).

Ketua PPDI Sumut, M. Guntur Gunawan Damanik, S.AP, secara langsung menandatangani perjanjian tersebut bersama Rektor Universitas Dharmawangsa, Dr. H. Zamakhsyari Bin Hasballah Thaib, Lc, MA. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Rektor I, Dr. Rahmat Hidayat, MA, serta Dekan FISIP, Dr. Jhon Simon, S.Sos, M.Si. Kehadiran para akademisi ini menegaskan keseriusan kedua belah pihak dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintahan desa.

Tujuan Kerja Sama

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Dharmawangsa, Dr. H. Zamakhsyari Bin Hasballah Thaib, Lc, MA, menyampaikan bahwa kerja sama ini didedikasikan untuk mempermudah aparatur desa di Sumatera Utara dalam memperoleh akses pendidikan tinggi, khususnya jenjang sarjana. Menurutnya, tantangan aparatur desa semakin kompleks sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

“Universitas Dharmawangsa ingin hadir memberikan solusi. Dengan adanya program kerja sama ini, aparatur desa tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga pendampingan agar mereka bisa lebih profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan desa,” kata Zamakhsyari.

Harapan PPDI Sumut

Sementara itu, Ketua PPDI Sumut, M. Guntur Gunawan Damanik, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Universitas Dharmawangsa. Ia menilai, kerja sama ini akan menjadi angin segar bagi perangkat desa yang selama ini menghadapi hambatan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

“Atas nama PPDI Sumut, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak universitas Dharmawangsa. Dengan adanya kerja sama ini, beban aparatur desa yang ingin melanjutkan pendidikan sarjana bisa lebih ringan. Hal ini sekaligus menjadi upaya membangun sumber daya manusia aparatur desa agar lebih kompeten,” ungkap Guntur.

Ia menambahkan, kualitas pelayanan publik di tingkat desa sangat dipengaruhi oleh kapasitas perangkat desa.

“Dengan adanya peningkatan pendidikan, diharapkan perangkat desa mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Program yang Ditawarkan

Kerja sama ini salah satunya diwujudkan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini memungkinkan aparatur desa dengan latar belakang pendidikan menengah atas atau sederajat untuk menempuh pendidikan sarjana dengan lebih mudah. Pemerintah turut memberikan dukungan berupa fleksibilitas waktu perkuliahan serta keringanan biaya, sehingga program ini diharapkan dapat diakses secara luas oleh perangkat desa.

“Bagi aparatur desa di Sumatera Utara, khususnya yang baru tamat SMA atau sederajat, silakan manfaatkan program ini. Ada kemudahan dari sisi waktu, juga biaya. Pemerintah memberikan peluang besar agar perangkat desa bisa mengembangkan diri,” jelas Guntur dalam himbauannya.

Meningkatkan Profesionalisme Desa

Kerja sama antara PPDI Sumut dan Universitas Dharmawangsa menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Aparatur desa, yang merupakan garda terdepan pelayanan publik di pedesaan, dituntut tidak hanya memahami administrasi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Dengan adanya dukungan pendidikan tinggi, perangkat desa diharapkan tidak hanya berorientasi pada tugas rutin, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan kebijakan yang lebih efektif untuk masyarakat. Pada akhirnya, kerja sama ini diyakini akan memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan desa di Sumatera Utara,” pungkas Guntur. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *