google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di Kota Malang, Sasar Ribuan Siswa

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Inovasi besar bagi dunia pendidikan di Kota Malang hadir dengan dimulainya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk memastikan para pelajar mendapatkan asupan gizi yang cukup demi mendukung tumbuh kembang mereka. Sebagai langkah awal, MBG akan diimplementasikan pada tiga sekolah di Kota Malang mulai pekan ini, menyasar lebih dari 2.400 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyatakan program ini tidak akan berdampak buruk pada pedagang kantin sekolah. Dalam rencananya, makan bergizi akan dibagikan kepada siswa setelah waktu salat Zuhur. Hal ini dilakukan agar para siswa tetap dapat membeli jajanan di kantin pada saat istirahat pertama atau sebelum waktu Zuhur. Suwarjana pun yakin bahwa pelaksanaan program ini tidak akan mengganggu kegiatan ekonomi pedagang kantin.

“Ini adalah upaya untuk memberikan makanan bergizi bagi anak-anak kita, dan kami pastikan program ini tidak akan mengganggu aktivitas kantin. Makanannya akan dibagikan setelah Zuhur, sehingga siswa masih bisa membeli jajanan di kantin seperti biasa,” kata Suwarjana, Jumat (17/1/2025).

Tiga Sekolah Menjadi Sasaran Pertama

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kota Malang akan diawali di tiga sekolah yang dipilih sebagai sasaran utama. Program ini akan menyasar 2.400 siswa dengan rincian SMP Negeri 19 yang akan menerima manfaat bagi 900 siswa, SMP Negeri 2 dengan 1.000 siswa, serta SD Negeri Ciptomulyo 2 yang akan memberikan manfaat bagi 500 siswa. Program ini akan didukung oleh dana dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta dukungan operasional dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal).

Suwarjana berharap langkah ini dapat membawa dampak positif bagi kesehatan dan gizi siswa, yang pada gilirannya akan mendukung prestasi mereka di sekolah.

“Program ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi tanpa harus terganggu oleh aktivitas kantin di sekolah,” tambah Suwarjana.

Uji Coba di SDN Lowokwaru 3

Sebelum meluncurkan program MBG di tiga sekolah tersebut, Pemkot Malang terlebih dahulu menguji coba program serupa di SD Negeri 3 Lowokwaru pada Senin (13/1/2025). Dalam uji coba ini, lebih dari 400 siswa mendapat manfaat dari program yang difasilitasi melalui corporate social responsibility (CSR) dari berbagai pihak.

Berbeda dengan pelaksanaan yang akan datang, di SD Negeri 3 Lowokwaru 3, seluruh biaya operasional program ditanggung melalui CSR, sementara di tiga sekolah selanjutnya akan menggunakan dana dari APBN.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang membantu menjalankan program ini melalui CSR. Harapannya, dengan adanya dana dari pemerintah pusat, program ini bisa berjalan lebih luas dan lebih merata,” ujar Suwarjana.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Suwarjana menambahkan bahwa Pemkot Malang akan terus memantau perkembangan program ini untuk memastikan kualitas dan distribusi makanan tetap terjaga. Ia berharap, dengan adanya program Makan Bergizi Gratis, anak-anak di Kota Malang dapat merasakan manfaatnya dalam meningkatkan kesehatan tubuh dan kemampuan belajar mereka.

“Ini adalah langkah besar untuk meningkatkan kualitas gizi para siswa, dan kami berharap bisa terus mengembangkan program ini untuk mencakup lebih banyak sekolah di masa depan,” katanya.

“Dengan adanya program ini, diharapkan tidak hanya kesehatan siswa yang meningkat, namun juga kesadaran akan pentingnya gizi dalam kehidupan sehari-hari. Pemkot Malang optimis bahwa Makan Bergizi Gratis dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan,” tukasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *