google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tong-Tong Night Market Kembali Hidupkan Malang di Malam Hari

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com — Sorotan lampu, aroma kuliner khas, dan riuh rendah pengunjung kembali memenuhi Taman Tjerme, The Shalimar Boutique Hotel, pada Sabtu sore (20/7/2025). Acara tahunan Tong-Tong Night Market secara resmi dibuka kembali, menandai edisi kesembilan dari perhelatan yang kini makin lekat dalam ingatan masyarakat sebagai festival malam yang meriah, unik, dan menggairahkan roda ekonomi Kota Malang.

Tahun ini terasa lebih istimewa. Bukan hanya karena meningkatnya antusiasme pengunjung, tetapi juga karena Tong-Tong Night Market berhasil menembus 110 besar ajang nasional bergengsi, Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025, yang dikurasi langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ini bukan sekadar pengakuan simbolik, melainkan bukti konkret bahwa Kota Malang memiliki kekuatan ekonomi kreatif yang layak diperhitungkan secara nasional.

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya event ini sebagai salah satu motor penggerak perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Saya lihat kuliner yang ditawarkan tak sekadar makanan biasa, tapi juga menghadirkan rasa khas yang selalu ditunggu masyarakat. Dengan adanya Seribu Event, roda ekonomi kreatif terus bergerak, dan Tong-Tong Night Market adalah bukti hidupnya gairah itu,” kata Wahyu.

Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Beberapa ruas jalan ditutup demi memberi ruang lebih luas bagi pengunjung dan pelaku usaha. Ini, katanya, adalah sinyal positif bahwa masyarakat, baik dari Kota Malang maupun luar daerah, menaruh minat besar terhadap gelaran ini.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., turut hadir dan tak ragu memberikan apresiasi atas perkembangan pesat Tong-Tong Night Market. Emil menyebut penataan lokasi semakin tertata dan memadukan unsur artistik yang memukau, perpaduan apik antara tradisi dan modernitas.

“Dibanding dua tahun lalu, layout dan dekornya jauh lebih menarik. Ini bukti bahwa Kota Malang siap menjadi destinasi unggulan berbasis event,” katanya.

Tak lupa, Emil mengingatkan peran pemerintah bukan semata-mata soal anggaran, melainkan juga menciptakan regulasi yang ramah bagi pelaku usaha.

“Yang paling penting adalah jangan menyulitkan. Begitu pelaku usaha tidak diribetkan, maka dukungan infrastruktur akan mengalir dengan sendirinya,” imbuhnya.

Sebagai wadah rekreasi dan nostalgia, Emil menyebutkan Tong-Tong Night Market kembali menawarkan pengalaman malam yang penuh warna: musik, lampu temaram, jajanan kaki lima, kerajinan tangan, hingga sudut foto Instagramable. Tak heran, event ini jadi pilihan keluarga, mahasiswa, dan wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati malam khas Malang yang sejuk dan ramah.

“Dengan target kunjungan mencapai 10 ribu orang Tong-Tong Night Market diyakini mampu melampaui pencapaian tahun sebelumnya. Tak hanya menghibur, event ini juga membawa misi besar: mengukuhkan Kota Malang sebagai kota kreatif, inklusif, dan siap bersaing di panggung nasional maupun internasional,” pungkasnya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *