google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Misteri Kematian Pria di Kamar Kos Mojokerto

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Mojokerto, iKoneksi.com — Suasana tenang di Dusun Sambirejo, Desa Weringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, mendadak berubah mencekam pada Minggu malam (26/10/2025). Warga dikejutkan oleh penemuan sosok pria paruh baya yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya. Pria tersebut diketahui bernama Drs Imam Basori (59), warga Dusun Gedangklutuk, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Kabar penemuan jasad itu dengan cepat menyebar di lingkungan sekitar. Warga yang penasaran segera berkerumun di depan rumah kos yang menjadi lokasi kejadian. Mobil pribadi milik korban dengan nomor polisi S 1126 PK masih terparkir di depan bangunan, menjadi saksi bisu dari peristiwa mengejutkan itu.

Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Menurut keterangan Kepala Desa Weringinrejo, Suhartono, penemuan mayat ini bermula ketika adik pemilik kos, seorang pria bernama Rizal, merasa curiga karena sudah beberapa hari korban tidak terlihat keluar kamar.

“Sekitar jam lima sore, adik pemilik kos melapor ke saya. Setelah itu kami teruskan ke pihak kepolisian,” kata Suhartono kepada iKoneksi.com, Senin (27/10/2025).

Begitu polisi datang, kamar korban yang terkunci dari dalam langsung dibuka paksa. Begitu pintu terbuka, bau menyengat langsung tercium. Tubuh korban ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai kamar, sudah tidak bernyawa dan diperkirakan telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah barang milik korban seperti obat-obatan, dokumen identitas, dan beberapa tanda pengenal. Barang-barang tersebut kini diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” terang Suhartono.

Polisi Pasang Garis Polisi dan Lakukan Olah TKP

Petugas dari Polsek Sooko bersama Unit Inafis Polres Mojokerto segera bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi kejadian pun langsung dipasangi garis polisi untuk memastikan tidak ada pihak yang mengganggu proses penyelidikan.

Setelah proses identifikasi dan dokumentasi selesai, kamar tempat korban ditemukan kemudian disterilkan. Petugas juga membawa sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kematian korban. Jenazah Drs Imam Basori kemudian dievakuasi oleh tim PMI Kabupaten Mojokerto menuju RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk pemeriksaan medis.

Kapolsek Sooko, AKP Saiful Isro, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis rumah sakit untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Benar, korban atas nama Drs Imam Basori (59), warga Dusun Gedangklutuk, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit untuk memastikan penyebab pastinya,” kata Saiful.

Dugaan Meninggal karena Sakit

Meski hasil medis belum keluar, dugaan sementara menyebut korban meninggal karena sakit. Di dalam kamar, petugas menemukan berbagai jenis obat-obatan yang diduga rutin dikonsumsi korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal karena sakit, karena ditemukan obat-obatan di kamar korban,” jelas Suhartono.

Warga sekitar pun mengaku tidak mendengar tanda-tanda mencurigakan sebelumnya. Menurut mereka, korban dikenal sebagai sosok yang pendiam dan jarang berinteraksi dengan penghuni kos lainnya. Ia diketahui tinggal seorang diri selama beberapa bulan terakhir.

Suasana Haru di Lokasi

Saiful menyebutkan setelah jenazah dievakuasi, suasana di sekitar lokasi berubah menjadi pilu. Beberapa warga terlihat menunduk haru ketika mobil ambulans meninggalkan tempat kejadian. Beberapa di antara mereka bahkan tampak tidak percaya, karena korban sebelumnya terlihat sehat-sehat saja.

“Orangnya ramah tapi jarang keluar kamar. Kami tidak menyangka kalau ternyata sudah beberapa hari meninggal di dalam,” kata salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Kami kini masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan apakah korban benar-benar meninggal akibat penyakit atau ada faktor lain yang menyebabkan kematiannya. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Saiful.

Misteri di Balik Kematian Sunyi

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik kesunyian kamar kos, bisa saja tersimpan kisah tragis yang tak terduga. Kematian Drs Imam Basori masih menyisakan tanda tanya, terutama karena korban diketahui hidup sendiri tanpa banyak bergaul.

“Kami berjanji akan terus menyelidiki kasus ini hingga tuntas, memastikan tidak ada unsur kejahatan yang terlewat. Sementara itu, jenazah korban masih berada di ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo untuk proses pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” tandas Saiful.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *