google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Antisipasi Laka Lantas, DPUPR Kota Batu Pasang Box Culvert Tutup Jalur Klemuk

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Pemerintah Kota Batu menutup sementara Jalan Rajekwesi atau Jalur Klemuk selama momentum libur Natal dan Tahun Baru. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif menyusul hasil peninjauan langsung Wali Kota Batu terhadap kondisi jalur yang dinilai rawan kecelakaan.

Penutupan sementara itu dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu dengan memasang sejumlah box culvert di akses atas ruas Jalan Rajekwesi. Langkah ini bertujuan membatasi kendaraan, khususnya roda empat, agar tidak melintas di jalur tersebut selama periode libur akhir tahun.

Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menjelaskan penutupan jalan dilakukan berdasarkan arahan langsung Wali Kota Batu, Nurochman. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi kembali setelah arus libur Natal dan Tahun Baru berakhir.

“Menindaklanjuti arahan Wali Kota, kami melakukan penutupan sementara Jalan Rajekwesi selama musim libur akhir tahun hingga Tahun Baru. Untuk pembukaannya, kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan,” tutur Alfi.

Sebagai bentuk pengamanan, DPUPR memasang beberapa unit box culvert di sisi atas jalur. Pemasangan ini dilakukan agar kendaraan roda empat tidak lagi menerobos ruas jalan yang memiliki karakter medan menurun dan berkelok tersebut.

“Siang ini kami pasang box culvert untuk menutup akses dari sisi atas. Harapannya, kendaraan roda empat tidak melintas di jalur ini demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Alfi mengungkapkan, penggunaan box culvert dipilih karena sejumlah portal penutup jalan yang sebelumnya terpasang mengalami kerusakan. Jika tetap digunakan, portal tersebut justru berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan baru.

“Beberapa portal sudah rusak. Kalau masih diterobos kendaraan, risikonya justru lebih fatal. Karena itu, kami memilih box culvert sebagai pengganti,” jelasnya.

Jalur Klemuk selama ini dikenal sebagai salah satu ruas jalan rawan kecelakaan di Kota Batu. Kontur jalan yang menurun tajam serta minimnya pemahaman pengendara luar daerah terhadap karakter medan menjadi faktor utama terjadinya insiden lalu lintas di lokasi tersebut.

Menurut Alfi, penutupan sementara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menekan angka kecelakaan, terutama saat volume kendaraan meningkat signifikan pada libur akhir tahun.

“Banyak pengendara dari luar daerah yang belum memahami kondisi dan karakter Jalan Rajekwesi. Ini yang kami antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan berulang,” ucapnya.

Selain penutupan jalan, DPUPR Kota Batu juga terus melakukan pemeliharaan infrastruktur di sejumlah titik. Setiap temuan kerusakan jalan, seperti lubang atau permukaan yang tidak rata, langsung ditangani guna memastikan keselamatan pengguna jalan.

“Kami rutin memantau kondisi jalan. Jika ada lubang atau kerusakan, langsung kami perbaiki agar tidak membahayakan pengendara,” sebut Alfi.

DPUPR juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan selama berkendara, khususnya di tengah padatnya arus kendaraan yang masuk ke Kota Batu selama musim libur.

“Volume kendaraan meningkat cukup tajam saat libur akhir tahun. Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas,” terang Alfi.

Ia berharap, berbagai langkah antisipatif yang dilakukan pemerintah daerah dapat mencegah terulangnya kecelakaan lalu lintas di Kota Batu.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar tidak terjadi lagi kecelakaan lalu lintas, khususnya yang disebabkan oleh kelalaian manusia,” pungkas Alfi.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *