google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Reses Made Kartika Jadi Forum Rakyat, Warga Evaluasi Pokir dan Susun Prioritas Baru

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Dialog serap aspirasi yang digelar Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, SE, MM, di RW 8 Kelurahan Lowokwaru, Senin (6/7/2026) malam, berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dikemas secara sederhana, kegiatan reses tersebut justru menjadi forum rakyat yang efektif untuk mengevaluasi hasil pembangunan sekaligus menyusun kebutuhan prioritas warga ke depan.

Dalam suasana santai namun produktif, Wakil ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu berdiskusi langsung dengan warga mengenai berbagai program yang telah direalisasikan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD maupun usulan baru yang perlu diperjuangkan pada tahun anggaran mendatang.

Berbeda dengan forum formal yang kerap berlangsung satu arah, dialog reses kali ini berjalan interaktif. Warga diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, mengevaluasi manfaat program yang telah berjalan, sekaligus mengusulkan kebutuhan yang masih diperlukan di lingkungan mereka.

“Sejumlah program yang sebelumnya berhasil direalisasikan melalui perjuangan Pokir DPRD turut menjadi bahan evaluasi bersama. Mulai dari bantuan tenda kerucut, kursi untuk kegiatan kemasyarakatan, sarana dan perlengkapan posyandu, hingga pengadaan laptop yang kini digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas administrasi dan pelayanan warga,” beber Made

Berbagai fasilitas tersebut dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kegiatan sosial maupun pelayanan publik di tingkat lingkungan.

Made mengatakan, tujuan utama reses bukan sekadar menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan program yang telah diperjuangkan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta warga kembali mendata kebutuhan yang masih menjadi prioritas agar dapat diperjuangkan dalam program Pokir tahun 2027.

“Silakan didata lagi dan diusulkan kebutuhan warga apa saja yang harus saya perjuangkan untuk Pokir tahun 2027. Saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Made di hadapan warga.

Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat terwujud apabila usulan berasal dari kebutuhan riil masyarakat. Oleh sebab itu, keterlibatan warga dalam menyampaikan aspirasi menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Antusiasme warga terlihat sepanjang dialog berlangsung. Sejumlah peserta mengaku merasakan langsung manfaat berbagai program yang selama ini diperjuangkan melalui jalur Pokir DPRD.

Salah seorang warga, Wahyu menyampaikan apresiasi atas konsistensi Made dalam mengawal berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah Lowokwaru.

“Terima kasih Pak Made. Sudah banyak program yang diperjuangkan untuk warga dan semuanya sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap dia.

Selain membahas program yang telah terealisasi, warga juga menyampaikan sejumlah kebutuhan baru yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat di tingkat lingkungan. Seluruh usulan tersebut akan dihimpun sebagai bahan penyusunan prioritas program pada tahun mendatang. Bagi Made, reses merupakan momentum penting untuk memastikan hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat tetap terjalin secara dekat. Melalui komunikasi langsung seperti ini, berbagai persoalan di tingkat bawah dapat diketahui lebih cepat sekaligus menjadi dasar dalam memperjuangkan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Kegiatan reses tersebut kembali menegaskan forum serap aspirasi bukan sekadar agenda rutin legislatif, melainkan ruang dialog yang memungkinkan masyarakat terlibat langsung dalam menentukan arah pembangunan di lingkungannya,” tukas mantan ketua DPRD Kota Malang itu.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *