google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Saat Reses Lelly Thresiyawati Kawal UMKM Naik Kelas, Fokus Perkuat Kualitas Produk

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Komitmen terhadap penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali ditegaskan Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Lelly Thresiyawati. Dalam kegiatan dialog serap aspirasi atau reses yang digelar pada Senin (6/7/2026) tersebut secara khusus melibatkan para pelaku UMKM sebagai peserta utama forum.

Langkah tersebut bukan tanpa alasan. Lelly menilai UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.

Dalam forum yang berlangsung interaktif tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi pelaku UMKM mengemuka, mulai dari peningkatan kualitas produk, pemasaran, hingga penguatan kapasitas usaha agar mampu bersaing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Lelly mengungkapkan, selama ini dirinya secara konsisten melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Lowokwaru. Bahkan, jaringan UMKM binaannya telah menjangkau 12 kelurahan melalui berbagai Kelompok Usaha Bersama (KUB).

“UMKM binaan saya tersebar di 12 kelurahan yang ada di Kecamatan Lowokwaru. Kami memiliki binaan berupa Kelompok Usaha Bersama yang terus kami dampingi agar berkembang,” ujar Lelly.

Menurutnya, salah satu fokus utama pembinaan yang dilakukan adalah peningkatan kualitas produk. Aspek tersebut dinilai menjadi faktor penting agar UMKM mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih kuat di pasar yang semakin kompetitif.

Lelly menekankan, penguatan kualitas produk tidak bisa dipandang sebelah mata. Produk yang berkualitas akan lebih mudah diterima pasar, memiliki nilai tambah, serta membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran.

“Pembinaan kualitas produk sangat penting karena komitmen saya adalah mendorong UMKM naik kelas. Mereka harus mampu berkembang, tidak hanya bertahan,” tekan dia.

Ia juga menilai keberadaan UMKM memiliki kontribusi besar terhadap stabilitas ekonomi masyarakat. Terlebih, jumlah UMKM di Kota Malang saat ini telah mencapai puluhan ribu unit usaha yang tersebar di berbagai sektor dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga.

“Karena itu, pemberdayaan UMKM harus terus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, legislatif, maupun dunia usaha. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan modal, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi produk, hingga akses pemasaran yang lebih luas,” bebernya.

Lelly mengatakan kegiatan reses menjadi momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan para pelaku usaha sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang nantinya dapat diperjuangkan melalui kebijakan maupun program pembangunan daerah.

“Saat reses seperti ini saya memang sengaja melibatkan UMKM. Kami ingin mendengar langsung kebutuhan mereka dan mendorong penguatan usaha, terutama dari sisi kualitas produk,” lugas dia.

Menurutnya, peningkatan kapasitas UMKM akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ketika usaha kecil berkembang, maka lapangan pekerjaan baru akan tercipta dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat.

Melalui berbagai program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Lelly berharap UMKM di Kota Malang mampu tumbuh menjadi pelaku usaha yang lebih profesional, inovatif, dan berdaya saing.

“Dengan demikian, sektor UMKM tidak hanya menjadi penopang ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Malang,” tandas politisi Gerindra itu.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *