google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Reses Anastasia Ida Jadi Kelas Politik Anak Muda, Milenial dan Gen Z Diajak Aktif Bangun Kota

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Berbeda dari kebanyakan kegiatan serap aspirasi yang didominasi tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan, reses yang digelar Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Anastasia Ida Soesanti, menghadirkan mayoritas peserta dari kalangan generasi muda. Forum yang berlangsung itu berubah menjadi ruang pendidikan politik sekaligus pemberdayaan bagi milenial dan Gen Z.

Dalam suasana dialog yang santai dan tanpa sekat formalitas, Anastasia mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap persoalan sosial dan kebijakan publik. Menurutnya, politik tidak seharusnya dipandang secara sempit sebagai perebutan kekuasaan, melainkan sebagai sarana untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Politik yang saya maksud adalah politik dalam arti universal. Politik merupakan sarana untuk berbuat baik dan menyelesaikan persoalan publik. Karena itu, anak-anak muda, kaum milenial maupun Gen Z harus memiliki kepedulian terhadap urusan politik,” ujar dia.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting karena mereka merupakan kelompok yang akan menentukan arah pembangunan di masa depan. Rendahnya kepedulian terhadap isu-isu publik justru berpotensi membuat anak muda semakin jauh dari proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka.

Karena itu, Anastasia mendorong milenial dan Gen Z untuk aktif dalam berbagai organisasi maupun kegiatan kemasyarakatan. Mulai dari Karang Taruna, kepengurusan RT dan RW, komunitas sosial, hingga organisasi kepemudaan yang berkembang di lingkungan masing-masing. Melalui keterlibatan tersebut, generasi muda diharapkan mampu memahami persoalan yang terjadi di tengah masyarakat sekaligus berperan dalam mencari solusi.

“Ketika ada persoalan di lingkungan, anak muda bisa ikut membantu mencarikan jalan keluar. Misalnya persoalan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) di kawasan perumahan, mereka bisa membantu menjembatani komunikasi dengan anggota dewan atau pemerintah. Banyak manfaat yang bisa diperoleh jika generasi muda mau terlibat,” jelas sosok yang akrab disapa Ida

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Ida juga menekankan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Menurutnya, berbagai persoalan publik sering kali tidak terselesaikan karena kurangnya komunikasi antara warga dengan pihak yang memiliki kewenangan. Ia menegaskan DPRD terbuka menerima berbagai masukan, usulan maupun keluhan masyarakat, termasuk dari kalangan anak muda yang selama ini kerap merasa kurang memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan.

“Apapun persoalannya, komunikasi adalah kunci. Kami selalu terbuka dan siap berdiskusi dengan masyarakat, termasuk generasi muda yang ingin menyampaikan ide maupun aspirasi,” ungkap politisi PDI Perjuangan itu.

Sebagai bentuk komitmen membuka ruang partisipasi, dalam kegiatan tersebut peserta tidak hanya diberi kesempatan menyampaikan pendapat secara langsung, tetapi juga disediakan lembar aspirasi untuk menuliskan berbagai gagasan dan kebutuhan yang dinilai penting bagi masyarakat.

Salah satu peserta, Zulfi memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pandangan terkait pengembangan kepemudaan, fasilitas publik, hingga berbagai isu sosial yang berkembang di Kota Malang.

Bagi Ida, reses tidak hanya berfungsi sebagai forum menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran politik yang sehat di kalangan generasi muda. Dengan memahami proses kebijakan dan mekanisme pemerintahan, anak muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif dan konstruktif.

“Melalui pendekatan tersebut, saya berharap semakin banyak milenial dan Gen Z yang tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat dalam pembangunan daerah melalui ide, kritik, dan solusi yang mereka miliki,” tandas mantan ketua Parbesi Kota Malang itu.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *