google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dari Batu untuk Indonesia, Harmoni Keberagaman di SMP Immanuel

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Predikat istimewa disematkan kepada SMP Immanuel Batu oleh Pengawas Sekolah Kota Batu, Takim. Ia menyebut sekolah ini layak dijuluki sebagai “Indonesia Mini”, sebab di dalamnya bernaung peserta didik dari beragam suku bangsa, namun mampu hidup berdampingan secara rukun dan harmonis. Penilaian ini disampaikan Takim saat ditemui iKoneksi.com.

Harmoni dalam Keberagaman

Menurut Takim, kondisi yang ia temukan di SMP Immanuel Batu sangat menggambarkan esensi Bhinneka Tunggal Ika. Selama periode Juli hingga September 2025, ia mencatat tidak ada konflik antarsuku yang muncul di kalangan peserta didik. Sebaliknya, yang terlihat adalah kerja sama, solidaritas, dan saling membantu di antara siswa yang berasal dari latar belakang berbeda.

“Ini bukti keberagaman bisa dikelola dengan baik jika ada pendekatan yang tepat. Anak-anak di sini bisa menjadi contoh bagaimana Indonesia seharusnya,” ungkap Takim.

Ia menilai keberhasilan itu tidak lepas dari peran Kepala Sekolah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, serta Guru Pendidikan Pancasila. Menurutnya, para pendidik di SMP Immanuel Batu mampu menanamkan nilai adab dan etika sesuai dengan Pancasila dan cita-cita para pendiri bangsa.

Peran Guru Pendidikan Pancasila

Takim menekankan kehadiran guru Pendidikan Pancasila di SMP Immanuel Batu membawa angin segar. Pendidikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademis, tetapi juga pada karakter, nilai kebangsaan, dan sikap saling menghargai. Hal inilah yang membuat suasana belajar mengajar berlangsung kondusif meski murid-murid berasal dari latar belakang berbeda.

“Kalau pendidikan adab dan etika ditekankan sejak dini, hasilnya bisa langsung terlihat. Tidak ada gesekan, justru lahir rasa memiliki dan saling mendukung,” terang Takim.

Dukungan dari Pengamat Pendidikan

Pandangan senada datang dari pengamat pendidikan Malang Raya, Egi Baskara. Ia menyebut SMP Immanuel Batu memang pantas mendapat predikat “Indonesia Mini”. Menurut Egi, keberagaman siswa di sekolah ini tidak berhenti sebatas jumlah, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari yang harmonis.

“Ini sekolah yang berhasil mengelola inklusivitas. Tidak salah jika disebut miniatur Indonesia. Saya kira ini bisa jadi model sekolah lain,” kata Egi.

Egi menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kepemimpinan yang tepat. Ia memuji keputusan yayasan yang menempatkan kepala sekolah, wakil kesiswaan, dan guru Pendidikan Pancasila yang memiliki komitmen kuat pada pendidikan berbasis nilai Pancasila.

Usulan Jadi Sekolah Rujukan Nasional

Lebih jauh, Egi mendorong agar Wali Kota Batu memberi perhatian khusus kepada SMP Immanuel Batu. Ia menilai sekolah ini layak dijadikan rujukan nasional untuk praktik pendidikan inklusif yang menekankan keberagaman, toleransi, dan persatuan.

“Kalau bisa mendapat dukungan pemerintah kota, sekolah ini akan menjadi simbol kuat. Tidak hanya bagi Batu, tapi juga bisa meningkatkan citra nasional. Bahkan Kota Batu bisa dikenal sebagai Kota Pendidikan,” jelasnya.

Cermin Indonesia Seutuhnya

Egi menyebutkan fenomena di SMP Immanuel Batu menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal kurikulum atau pencapaian akademik, tetapi juga tentang membangun karakter bangsa. Di sekolah ini, keberagaman suku justru menjadi kekuatan yang mengikat persaudaraan.

Ke depan, baik pengawas sekolah maupun pengamat pendidikan sepakat bahwa pengalaman SMP Immanuel Batu perlu dikembangkan lebih luas. Jika ditopang dukungan pemerintah, keberhasilan ini bisa direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di Indonesia.

“Dengan demikian, SMP Immanuel Batu tidak sekadar sekolah biasa. Ia adalah cermin kecil Indonesia seutuhnya, tempat nilai persatuan dijaga dan diwariskan sejak dini, serta bukti nyata bahwa keberagaman adalah aset terbesar bangsa,” pungkas Egi. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *