google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Diteriaki Maling, Dua Pencuri Kambing Dihajar hingga Babak Belur

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Deli Serdang, iKoneksi.com – Dua pria asal Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap basah mencoba mencuri kambing milik warga di Dusun Tirtasari, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagarmerbau, Kabupaten Deli Serdang. Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (9/7/2025) dini hari dan menyita perhatian warga sekitar.

Kedua terduga pelaku diketahui bernama Herwin Lubis (59), warga Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, dan Sukirno (53), warga Desa Pulau Tagor, Kecamatan Serbajadi. Aksi mereka terbongkar ketika sedang membongkar kandang kambing milik seorang warga.

Teriakan “maling!” yang menggema di tengah malam sontak membuat kedua pelaku panik dan mencoba melarikan diri dengan sepeda motor Honda Scoopy yang tidak dilengkapi plat nomor. Mereka melaju menuju Desa Sukamandi Hulu, namun aksi mereka tak bertahan lama. Warga yang terlanjur geram dan sigap langsung mengejar.

Saat tiba di Dusun Panglong, Desa Sukamandi Hulu, keduanya berhasil dicegat oleh warga. Amarah warga yang sudah memuncak membuat kedua pria itu menjadi sasaran kemarahan. Mereka dipukuli hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

Ditemukan Parang dan Senjata Softgun

Dalam pengecekan sepeda motor yang digunakan pelaku, warga menemukan sejumlah barang mencurigakan. Di dalam jok motor, terdapat sebilah parang dan satu pucuk senjata api jenis softgun. Selain itu, turut diamankan pula kunci T, tas sandang, dompet, jam tangan, dan handphone milik pelaku. Semua barang bukti kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, melalui Kasubag Humas Iptu Jans MG Napitupulu, membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan kedua pelaku saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Drs H Amri Tambunan, Lubukpakam.

“Salah satu pelaku, Sukirno, hingga saat ini masih belum sadarkan diri akibat luka yang cukup serius. Penanganan medis masih terus dilakukan,” ungkap Jans kepada iKoneksi.com, Kamis pagi (9/7/2025).

Polisi Minta Warga Serahkan Proses Hukum pada Aparat

Meski memahami kemarahan warga atas aksi kejahatan yang meresahkan ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Polisi meminta agar pelaku kejahatan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku demi menjunjung asas keadilan dan supremasi hukum.

“Warga boleh bertindak cepat, tetapi harus menyerahkan proses penegakan hukum kepada aparat berwenang. Kita pastikan pelaku akan diproses sesuai hukum,” tegas Jans.

Kejadian ini kembali menjadi alarm bagi masyarakat dan aparat terhadap meningkatnya kejahatan konvensional di pedesaan, terutama pencurian hewan ternak yang kerap menjadi incaran pelaku. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Dengan ditemukannya senjata tajam dan softgun dalam kendaraan pelaku, polisi juga mendalami kemungkinan bahwa keduanya merupakan bagian dari sindikat pencurian lintas wilayah. Penyidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap jaringan dan kemungkinan pelaku lain yang terlibat,” pungkas Jans. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *