google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Djarot: Safari Politik Jokowi Tak Goyahkan Basis PDIP

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa rencana safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah tidak akan memengaruhi kekuatan politik PDIP di wilayah basis partai. Bahkan, menurutnya, agenda tersebut justru menjadi momentum bagi kader untuk semakin memperkuat soliditas internal.

Pernyataan itu disampaikan Djarot menanggapi kabar kunjungan Jokowi bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke sejumlah daerah seperti Sumatera Barat, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada awal Juni 2026.

Menurut Djarot, PDIP tidak melihat agenda tersebut sebagai ancaman politik. Sebaliknya, kehadiran Jokowi di berbagai daerah diyakini akan membuat kader partai semakin aktif membangun konsolidasi dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.

“Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah itu partai kita semakin solid. Partai akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah. Jadi silakan saja beliau keliling ke mana pun,” ucap Djarot di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

Pernyataan itu sekaligus menegaskan keyakinan PDIP bahwa basis dukungan partai tetap kuat meski Jokowi mulai aktif melakukan kunjungan politik ke berbagai daerah bersama PSI. Namun tidak hanya berbicara soal safari politik, Djarot juga menyinggung kembali polemik lama terkait keaslian ijazah Jokowi yang beberapa kali menjadi perdebatan di ruang publik.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai polemik tersebut seharusnya dapat diselesaikan secara sederhana tanpa perlu berlarut-larut hingga menjadi perdebatan panjang.

“Kalau memang ingin masyarakat yakin, tunjukkan saja ijazahnya. Tidak perlu drama-drama di pengadilan. Kalau orang bertanya ijazah saya, ya saya tunjukkan,” kata Djarot.

Selain isu ijazah, Djarot turut mengomentari kabar yang menyebut Jokowi bakal menempati posisi strategis sebagai Ketua Dewan Pembina PSI. Menurutnya, isu tersebut bukan lagi sesuatu yang mengejutkan bagi publik. Ia menilai masyarakat sudah cukup cerdas membaca arah dinamika politik yang berkembang belakangan ini, termasuk hubungan antara Jokowi dan PSI.

“Rakyat sekarang sudah pintar. Sudah bisa melihat dan memahami dinamika yang terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, persiapan menyambut kedatangan Jokowi mulai dilakukan jajaran PSI di sejumlah daerah. Ketua DPD PSI Bandar Lampung Randy Aditya Gumay mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi awal terkait agenda kunjungan tersebut.

Menurut Randy, rangkaian safari politik Jokowi dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 6 Juni 2026. Lampung menjadi salah satu provinsi yang masuk dalam agenda kunjungan. Meski jadwal detail belum diumumkan secara resmi, PSI Lampung telah memetakan sejumlah wilayah yang kemungkinan akan dikunjungi, di antaranya Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.

“Iya, informasinya kegiatan Bapak Jokowi berlangsung pada awal Juni. Untuk Lampung masih menunggu jadwal pasti dari pusat,” kata Randy.

Rencana safari politik Jokowi bersama PSI kini menjadi salah satu isu yang menyita perhatian publik. Di tengah dinamika politik nasional pasca-Pilpres, langkah Jokowi turun langsung ke sejumlah daerah dinilai akan menjadi indikator penting dalam membaca arah peta politik menjelang kontestasi politik berikutnya.

Di sisi lain, PDIP menegaskan tetap fokus memperkuat konsolidasi internal dan memastikan kader terus hadir di tengah masyarakat, terlepas dari berbagai manuver politik yang berkembang di luar partai.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *