google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Djarot Tegaskan Posisi Hasto Kristiyanto Masih Sah

  • Bagikan
banner 468x60

Jakarta, iKoneksi.com — Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan bahwa Hasto Kristiyanto masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, meski telah divonis 3,5 tahun penjara oleh majelis hakim terkait kasus suap dalam pengurusan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI yang menyeret nama Harun Masiku.

Pernyataan ini disampaikan Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Ahad(27/7/2025), saat menjawab pertanyaan media mengenai posisi struktural Hasto setelah keputusan hukum dijatuhkan.

“Kalau posisi sekjen, nanti kita tunggu di kongres. Karena posisi Mas Hasto sekarang ini masih Sekjen PDI Perjuangan. Pergantian Sekjen nanti kita tunggu di kongres,” kata Djarot tegas.

Posisi Sekjen Masih Dipegang Hasto

Sebagai Sekjen, Hasto memiliki peran strategis dan vital dalam tubuh partai. Ia bukan hanya menjadi tangan kanan Ketua Umum, tetapi juga bertanggung jawab atas jalannya operasional harian partai, konsolidasi internal, hingga pelaksanaan berbagai kebijakan politik nasional.

Dalam banyak partai, posisi Sekjen adalah poros kekuasaan kedua setelah ketua umum. Oleh karena itu, keputusan untuk mempertahankan Hasto di posisinya menimbulkan beragam tafsir politik dan pertanyaan tentang konsistensi moral partai di tengah tekanan publik akan integritas pejabat partai.

Kongres Akan Jadi Penentu

Lebih lanjut, Djarot menyampaikan keputusan akhir mengenai posisi Hasto akan ditentukan dalam Kongres PDIP yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Meskipun begitu, ia memberi sinyal bahwa kongres nanti hanya akan bersifat formalitas dalam hal penetapan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP periode 2025–2030.

“Itu adalah suara dari basis dan kemudian itu juga rekomendasi internal dari Rakernas. Sehingga kalau pun nanti ada kongres, itu tinggal pengukuhan saja,” ucap Djarot, yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Kewenangan Penuh di Tangan Megawati

Djarot menegaskan seluruh keputusan strategis, termasuk penunjukan Sekjen yang baru, berada sepenuhnya di tangan Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, Megawati memegang hak prerogatif dalam menentukan susunan kepengurusan DPP PDIP.

“Tahun ini (kongres) bisa bulan depan, bisa bulan depannya lagi. Itu tergantung dari kapan yang paling tepat dilaksanakan, sesuai dengan perintah Ketua Umum, karena aturannya seperti itu,” ungkap Djarot.

Hasto: Terbukti Suap, Bebas Obstruction of Justice

Seperti diketahui, Hasto Kristiyanto divonis 3,5 tahun penjara karena terbukti menerima suap dalam perkara PAW Harun Masiku. Meski begitu, ia bebas dari dakwaan obstruction of justice atau menghalangi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Putusan ini memicu reaksi publik dan menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan pengamat politik dan pegiat antikorupsi, karena menyentuh posisi penting dalam partai sebesar PDIP.

Publik Menanti Sikap Tegas Partai

Kini, publik menanti apakah PDIP akan mengambil langkah konkret atau mempertahankan status quo hingga kongres digelar. Dalam situasi politik yang semakin dinamis dan sensitif terhadap isu korupsi, keberanian partai mengambil keputusan bersih menjadi sorotan utama. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *