google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Jesse Silitonga Harumkan SMP Immanuel Batu di Kejurkot Badminton Kota Batu

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMP Immanuel Batu. Sekolah yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan nonakademik itu berhasil menembus podium kejuaraan olahraga tingkat kota. Kali ini, mereka meraih Juara 3 kategori tunggal pemula putri dalam ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Badminton yang digelar oleh PBSI Kota Batu di GOR Ganesha pada Sabtu–Ahad (18–19 Oktober 2025).

Di tengah dominasi peserta dari klub-klub badminton ternama di Kota Batu, capaian SMP Immanuel Batu terbilang luar biasa. Pasalnya, sang peraih juara, Jesse Silitonga, merupakan atlet muda yang berlatih lewat jalur ekstrakurikuler sekolah, bukan melalui klub profesional. Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, semangat, dan dukungan dari sekolah dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan di tingkat kota.

Ketua PBSI Kota Batu, Kris Susanto, tidak menyembunyikan kekagumannya terhadap pencapaian tersebut. Ia mengaku semula tidak menyangka bahwa peraih podium berasal dari sekolah yang bukan klub badminton besar.

“Saya awalnya berpikir yang bisa juara hanya mereka yang ikut klub, tapi setelah melihat SMP Immanuel Batu yang justru berhasil meraih juara, saya benar-benar kagum. Usaha dan perjuangan Jesse luar biasa,” kata Kris kepada iKoneksi.com saat ditemui di sela penutupan kejuaraan, Ahad (19/10/2025).

Kris menambahkan, keberhasilan Jesse tidak terlepas dari peran penting para pembina di sekolah. Ia secara khusus mengapresiasi dedikasi pelatih ekstrakurikuler badminton SMP Immanuel Batu, dan pembina ekstrakurikuler, Waka Kesiswaan dan Kepala SMP Immanuel Batu yang telah membina siswa dengan sabar dan penuh semangat.

“Tanpa bimbingan mereka berempat yang selalu mendukung dan memotivasi Jesse, mungkin hasilnya tidak akan sebaik ini,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga datang dari Ketua PBSI Jawa Timur, Tony Wahyudi, yang turut hadir menyaksikan pertandingan final Kejurkot. Menurutnya, Jesse memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi atlet profesional jika terus dilatih dengan baik.

“Saya melihat Jesse punya bakat luar biasa di bidang badminton. Gerakannya cepat, tekniknya bagus, dan mental bertandingnya kuat. Saya menyarankan agar sekolah terus mendukung dan meningkatkan porsi latihannya,” terang Tony.

Tony mengungkapkan bulan depan akan digelar turnamen badminton tingkat Kota Batu lagi, dan ia berharap SMP Immanuel Batu bisa memperbaiki capaian prestasi sebelumnya.

“Kalau sekarang bisa Juara 3 di tunggal pemula putri, saya optimis bulan depan bisa naik ke Juara 1. Yang penting latihan terus ditingkatkan dan mental kompetitifnya dijaga,” ucapnya penuh semangat.

Lebih jauh, Tony menilai keberhasilan Jesse merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak di SMP Immanuel Batu. Mulai dari pelatih, pembina, Waka Kesiswaan, hingga kepala sekolah yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan olahraga siswa.

“Saya melihat budaya apresiasi dan pembinaan di SMP Immanuel Batu ini kuat sekali. Itu yang membedakan, dan itu juga yang membuat prestasi lahir,” tuturnya.

Sementara itu, Jesse Silitonga, siswi kelas VIII yang menjadi bintang muda dalam ajang ini, mengaku tak menyangka bisa membawa pulang piala. Dengan wajah sumringah, ia menceritakan bahwa persiapan dilakukan setiap sore bersama pelatih Rafly di lapangan sekolah.

“Awalnya cuma ingin ikut biar dapat pengalaman, tapi ternyata bisa sampai semifinal bahkan Juara 3. Rasanya bangga banget, apalagi bisa mengharumkan nama sekolah,” ujar Jesse dengan penuh semangat.

Jesse juga menyampaikan terima kasih kepada guru, teman-teman, dan pihak sekolah yang terus memberikan semangat selama pertandingan.

“Waktu capek atau kalah set gimana pun, mereka tetap dukung. Jadi saya nggak mau nyerah,” serunya.

Capaian SMP Immanuel Batu di Kejurkot Badminton 2025 bukan hanya tentang piala, tapi juga tentang semangat pantang menyerah dan sinergi antara siswa, pelatih, dan sekolah. Di tengah persaingan ketat antar-klub, kemenangan Jesse Silitonga menjadi simbol bahwa tekad dan kerja keras bisa menembus batas, bahkan dari sebuah lapangan sekolah sederhana di Kota Batu. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *