google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

JMSI Bentuk Kepengurusan Baru di Wilayah Tabagsel

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Tapanuli Selatan, iKoneksi.com — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) kembali menunjukkan langkah progresifnya dengan membentuk kepengurusan wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), mencakup lima kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara: Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara. Pembentukan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran media digital yang profesional, berintegritas, dan berbasis lokal di wilayah Sumut bagian selatan.

Langkah Strategis dari Tingkat Pusat

Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa, secara resmi mengumumkan pembentukan kepengurusan baru ini dalam pertemuan bersama tim JMSI Tabagsel pada Selasa, (13/5/2025). Dalam pernyataannya, Teguh menegaskan langkah ini merupakan strategi penting untuk memperluas eksistensi JMSI ke daerah-daerah yang selama ini masih minim representasi organisasi media profesional.

“Pembentukan JMSI Tabagsel bukan sekadar menambah jumlah kepengurusan wilayah, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami untuk menjadikan media digital sebagai mitra pembangunan yang independen dan konstruktif,” kata Teguh.

Ia menambahkan, Tabagsel merupakan kawasan strategis dengan kekayaan budaya dan potensi lokal yang sangat besar.

“Oleh karena itu, kehadiran media yang berkualitas menjadi kebutuhan mutlak untuk mendukung pertumbuhan sosial, ekonomi, dan politik di wilayah tersebut,” jelas Teguh.

Ucok Rizal Nasution Terpilih Jadi Ketua

Melalui musyawarah mufakat yang digelar pada 11 Mei 2025, Ucok Rizal Nasution resmi ditunjuk sebagai Ketua JMSI Tabagsel. Sosok yang telah lama berkecimpung di dunia media ini menyampaikan kesiapan penuh untuk memimpin organisasi dan membawa semangat baru bagi ekosistem media siber di Tabagsel.

“Kami menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan berkomitmen untuk menjadikan JMSI Tabagsel sebagai wadah profesional yang turut membangun wilayah dengan jurnalisme yang sehat dan berpihak pada kepentingan publik,” kata Ucok.

Ia menegaskan JMSI Tabagsel akan segera menyusun program kerja konkret, mulai dari peningkatan kapasitas jurnalis, pendampingan media lokal, hingga pelibatan media dalam isu-isu strategis daerah.

Menuju Pelantikan Resmi 27 Juli

Agenda selanjutnya adalah pelantikan resmi kepengurusan JMSI Tabagsel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2025. Dalam rangkaian kegiatan menuju pelantikan tersebut, Teguh Santosa direncanakan mengunjungi sejumlah situs budaya penting di Tabagsel, salah satunya Candi Bahal di Kabupaten Padang Lawas. Kunjungan ini ditekankan Teguh bukan sekadar seremonial, melainkan simbol dari niat JMSI untuk menjalin kedekatan dengan kearifan lokal, menggali nilai-nilai budaya, dan menjadikannya bagian dari narasi pemberitaan yang mencerahkan masyarakat.

“JMSI tidak hanya bicara soal media, tetapi juga soal identitas, akar budaya, dan kearifan lokal. Kita ingin media di Tabagsel tumbuh dengan nilai-nilai lokal yang kuat,” lugas Teguh.

Dukungan dari JMSI Sumatera Utara

Ketua JMSI Sumut, Rianto Ahgly, bersama Sekretaris JMSI Sumut, Jonris Purba, turut memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan kepengurusan Tabagsel ini. Keduanya menyampaikan optimismenya bahwa JMSI Tabagsel akan menjadi kekuatan baru dalam peta media digital Sumatera Utara.

“Kami menyambut baik hadirnya JMSI Tabagsel. Ini akan menjadi penguat bagi jaringan JMSI di Sumatera Utara dalam menyuarakan informasi yang sehat, membangun, dan terverifikasi,” ujar Rianto.

Mereka juga menyebut bahwa dengan kolaborasi antara pengurus provinsi dan daerah, JMSI bisa memperkuat peran media lokal dalam menghadapi tantangan disinformasi, serta membangun literasi digital di masyarakat.

Momentum Baru Bagi Media Lokal

Pembentukan JMSI Tabagsel ditegaskan Rianto bukan hanya menjadi kabar baik bagi ekosistem media, tetapi juga membuka peluang besar bagi kemitraan antara pers dan pemerintah daerah, akademisi, pelaku UMKM, serta komunitas lokal.

“Di tengah derasnya arus informasi global, media daerah harus diperkuat agar mampu menjaga jati diri wilayahnya sendiri. Dan JMSI hadir sebagai organisasi yang menjembatani kebutuhan itu menggabungkan profesionalisme jurnalisme dengan nilai-nilai lokal yang memperkaya Indonesia dari pinggiran,” tutup Rianto. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *