google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ngabuburun Universitas Brawijaya Ubah Ngabuburit Jadi Lari Produktif

  • Bagikan
banner 468x60

Malang, iKoneksi.com – Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya menggelar Ngabuburun pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini dikemas dalam bentuk fun run menjelang waktu berbuka puasa sebagai alternatif ngabuburit yang sehat dan produktif.

Penanggung jawab Ngabuburun MRP UB, Habibi, mengatakan kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap kebiasaan ngabuburit yang cenderung pasif.

“Ngabuburit sering diisi tanpa aktivitas bermakna. Padahal Ramadhan adalah waktu menguatkan diri secara spiritual dan fisik,” kata Habibi.

MRP UB kemudian menghadirkan konsep lari santai sore hari yang dipadukan dengan nuansa ibadah.

“Ngabuburun kami rancang sebagai media syiar Ramadhan melalui aktivitas positif. Peserta tetap bergerak, tetap sehat, dan tetap dalam suasana ibadah,” ujarnya.

Kegiatan ini terbuka untuk umum. Peserta berasal dari mahasiswa, sivitas akademika, dan masyarakat sekitar. Acara dimulai pukul 15.55 WIB di halaman timur Masjid Raden Patah UB. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pemanasan, lari bersama, pendinginan, dan buka puasa bersama.

Rute lari melintasi kawasan kampus, antara lain Gedung Layanan Bersama, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, FTP, FILKOM, Graha Medika, hingga kembali ke Masjid Raden Patah.

Habibi menyebut tujuan utama Ngabuburun adalah menghidupkan suasana Ramadhan di kampus, menyediakan pilihan ngabuburit sehat, serta memperkuat silaturahmi.

“Kami ingin MRP dikenal sebagai pusat ibadah sekaligus pusat aktivitas mahasiswa yang menumbuhkan budaya hidup sehat,” katanya.

Ketua Yayasan UB, Prof. Moch. Sasmito Djati, menilai puasa bukan alasan untuk mengurangi aktivitas.

“Puasa bukan untuk tidur-tiduran. Peserta tetap bisa berlari dengan cara yang benar dan pada waktu yang tepat, yaitu sore hari menjelang berbuka,” ujarnya.

Ia juga menilai Ngabuburun sebagai bentuk kreativitas mahasiswa yang perlu dikembangkan.

“Belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari kegiatan yang membentuk karakter dan kepedulian sosial,” katanya.

Antusiasme peserta meningkat dibanding tahun sebelumnya. Salah satu peserta, Nasriani Purba, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2023, menilai pelaksanaan tahun ini lebih tertata.

“Tahun ini lebih rapi karena ada sistem registrasi. Dulu hanya lewat grup WhatsApp,” ujarnya.

Ia berharap ke depan kegiatan ini mendapat dukungan resmi yang lebih luas dari universitas.

“Semoga makin banyak yang ikut dan ada pengumuman resmi dari kampus,” katanya.

Melalui Ngabuburun, Masjid Raden Patah UB menggabungkan olahraga, ibadah, dan kebersamaan sebagai bagian dari penguatan budaya hidup sehat selama Ramadhan.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *