google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Posko Mudik PDIP Kota Batu Jadi Simbol Kedekatan dengan Rakyat

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu resmi menutup posko gotong royong mudik Lebaran 2026 setelah beroperasi selama sembilan hari penuh. Posko tersebut menjadi bagian dari instruksi DPP partai untuk hadir langsung melayani masyarakat selama arus mudik.

Ketua DPC PDIP Kota Batu, Saifudin Zuhri, menegaskan bahwa posko mudik ini dijalankan dengan melibatkan seluruh elemen partai, mulai dari pengurus DPC, PAC, ranting hingga satuan tugas (satgas).

“Hari ini kita telah selesai membentuk sekaligus menutup posko gotong royong mudik Lebaran. Selama sembilan hari, posko ini berjaga 24 jam penuh,” kata Saifudin.

Layani Pemudik Nonstop 24 Jam

Selama masa operasional, posko mudik PDIP Kota Batu menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik yang melintas maupun singgah. Kehadiran posko ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan serta membantu kebutuhan dasar pemudik selama perjalanan. Saifudin menyebut, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Banyak pemudik yang memanfaatkan fasilitas yang disediakan, mulai dari tempat istirahat hingga layanan pendukung lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan para pemudik yang telah singgah di posko kami,” ucap dia.

Wujud Kedekatan Partai dengan Rakyat

Menurut Saifudin, keberadaan posko mudik tidak sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi simbol kedekatan antara partai dan masyarakat.

Ia menegaskan mudik telah menjadi budaya masyarakat Indonesia setiap Idulfitri, sehingga kehadiran partai di tengah momentum tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata.

“Posko ini adalah simbol bahwa partai dan rakyat tidak bisa dipisahkan,” tekan alumnus UIN Malang itu.

Semangat Gotong Royong

Seluruh kegiatan posko mudik dijalankan dengan semangat gotong royong. Keterlibatan berbagai tingkatan pengurus partai menunjukkan soliditas internal sekaligus komitmen dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Mulai dari pengurus cabang hingga tingkat bawah, seluruhnya terlibat aktif dalam menjaga posko secara bergantian selama 24 jam,” bebernya.

Evaluasi dan Permohonan Maaf

Seiring dengan penutupan posko, Saifudin juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan masih terdapat kekurangan. Ia mengakui manfaat posko mungkin belum dirasakan secara maksimal oleh seluruh masyarakat.

“Jika ada kekurangan, kami mohon maaf kepada masyarakat,” serunya.

Komitmen Lanjutkan Kerja Kerakyatan

Meski posko mudik telah resmi ditutup, Saifudin menegaskan bahwa kerja-kerja kerakyatan PDIP Kota Batu tidak akan berhenti. Ia memastikan partai akan terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam kondisi suka maupun duka.

“Kami akan tetap menjalankan kerja-kerja kerakyatan, menangis dan tertawa bersama rakyat,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *