google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sebanyak 321 Mahasiswa UB Terima Beasiswa UKT dan Biaya Hidup

  • Bagikan
Dewan Pengawas Bazis UB, Prof. Dr. Ir. Sholeh Hadi Pramono, MS
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Badan Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Bazis) Universitas Brawijaya menggelar penyerahan simbolis beasiswa semester genap Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Pandhita Majapahit, Jumat (13/02). Kegiatan ini dihadiri pimpinan universitas, pengawas Bazis, serta ratusan mahasiswa penerima manfaat.

Dewan Pengawas Bazis UB, Prof. Dr. Ir. Sholeh Hadi Pramono, MS, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bazis UB selama ini telah banyak menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan bantuan biaya hidup kepada mahasiswa yang berhak sesuai ketentuan dan hasil seleksi.

“Bazis telah memberikan bantuan UKT maupun biaya hidup kepada adik-adik mahasiswa yang memang memiliki hak berdasarkan ketentuan yang berlaku. Harapannya, bantuan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk lulus tepat waktu, berprestasi, serta memiliki iman, akhlak, dan kemampuan akademik yang baik,” ujarnya.

Ia memaparkan, jumlah pendaftar beasiswa pada 2024 tercatat 489 orang, sedangkan pada tahun akademik 2025/2026 mengalami fluktuasi, dengan 382 pendaftar pada semester ganjil dan 436 pada semester genap.

Untuk kategori bantuan UKT non-hafiz, tercatat 283 penerima pada semester genap 2024/2025, 294 pada ganjil 2025/2026, dan 278 pada genap 2025/2026. Sementara kategori hafiz dan hafizah masing-masing 102 penerima pada genap 2024/2025, 162 pada ganjil 2025/2026, dan 92 pada genap 2025/2026. Adapun bantuan biaya hidup diberikan kepada 104 mahasiswa pada semester genap 2024/2025, 43 pada ganjil 2025/2026, dan 66 pada genap 2025/2026.

Total penerima beasiswa secara keseluruhan tercatat 327 mahasiswa pada genap 2024/2025, 319 pada ganjil 2025/2026, dan 321 mahasiswa pada genap 2025/2026. Dari sisi alokasi dana, Bazis UB menyalurkan Rp1.108.630.000 pada genap 2024/2025, Rp1.074.880.000 pada ganjil 2025/2026, dan Rp1.069.950.000 pada semester genap 2025/2026.

Prof. Sholeh menegaskan, seluruh penerima telah melalui proses seleksi dan wawancara untuk memastikan kelayakan serta penggunaan dana secara tepat. “Kami memastikan penyaluran dilakukan sesuai prosedur. Mahasiswa diwawancarai, ditelusuri latar belakangnya, serta diminta menjelaskan rencana penggunaan dana selain untuk UKT,” jelasnya.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si.,M.Si.,Ph.D. Med.Sc. dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas dan semangat dalam menghadapi keterbatasan.

“Setiap orang memiliki keterbatasan. Orang yang sukses adalah mereka yang mampu mengatasi permasalahan, dan permasalahan terbesar sering kali berasal dari diri sendiri,” ujarnya.

Prof. Widodo menjelaskan, dana Bazis dihimpun dari potongan 2,5 persen gaji dosen dan tenaga kependidikan UB yang secara sukarela berkomitmen mendukung kesejahteraan sivitas akademika. Dana tersebut kemudian dikelola dan disalurkan secara akuntabel dan transparan kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Menurutnya, integritas bukan hanya soal kejujuran, tetapi juga profesionalisme. Ia berharap mahasiswa penerima beasiswa dapat menjunjung tinggi nilai tersebut selama menempuh pendidikan di UB.

“Memang yang diberikan tidak besar dan mungkin belum mencukupi seluruh kebutuhan. Namun kami berusaha agar manfaatnya tepat sasaran. Tetaplah semangat, jangan menyerah, dan hadapi setiap tantangan dengan optimisme,” pesannya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *