google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Suyadi Salurkan Bantuan Pokir, Dorong Kreativitas Warga Sukun

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kota Malang kembali mencatatkan langkah nyata keterhubungan antara wakil rakyat dan masyarakatnya. Anggota DPRD Kota Malang dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sukun, Dr. Suyadi, S.Pd, MM, menyalurkan bantuan melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) tahun anggaran 2025. Penyerahan berlangsung di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Rabu (27/8/2025).

Bantuan kali ini berupa alat musik dan pengeras suara portabel. Tidak sekadar barang hibah, pokir tersebut merupakan wujud nyata dari aspirasi warga yang selama ini diperjuangkan Suyadi melalui mekanisme APBD Kota Malang.

Pokir Sebagai Amanah Masyarakat

Dalam sambutannya, Suyadi menekankan bahwa Pokir bukanlah sekadar program seremonial, melainkan amanah yang harus dijaga. Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan masyarakat dalam reses, musrenbang, maupun komunikasi langsung, dicatat dan diperjuangkan agar bisa terealisasi.

“Pokir adalah amanah masyarakat yang dititipkan kepada wakilnya di DPRD. Semua usulan yang disampaikan saat reses dan musyawarah kami perjuangkan agar bisa diwujudkan,” tegasnya.

Suyadi menegaskan, akses terhadap program ini terbuka bagi seluruh warga. Dengan catatan, aspirasi harus disampaikan secara jelas dan terukur agar bisa disesuaikan dengan prioritas kebutuhan masyarakat.

Dorongan untuk Kreativitas dan Kebersamaan

Bantuan berupa alat musik dan pengeras suara bukan tanpa alasan. Suyadi berharap fasilitas tersebut dapat mendukung kegiatan positif warga, terutama dalam pengembangan seni dan budaya lokal.

“Gunakan fasilitas ini untuk mendukung kreativitas, mempererat kebersamaan, serta mengembangkan bakat seni. Harapannya bisa memberi manfaat nyata bagi pengembangan SDM di Sukun,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan sarana pendukung semacam ini mampu mendorong lahirnya ruang-ruang ekspresi baru bagi generasi muda di Kota Malang. Apalagi, wilayah Sukun dikenal memiliki potensi seni yang cukup besar, sehingga tinggal membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai.

Fokus pada Pendidikan dan Kesejahteraan

Tidak hanya soal fasilitas seni, Suyadi yang duduk di Komisi D DPRD Kota Malang juga menyinggung pentingnya pendidikan dan kesejahteraan sebagai dua pilar utama kemajuan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak mendapatkan pendidikan terbaik, sementara orang tuanya memiliki kesejahteraan yang layak. Dua hal ini harus berjalan beriringan,” ungkapnya.

Bagi Suyadi, investasi terbesar sebuah bangsa adalah pembangunan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan yang baik tanpa kesejahteraan dianggap pincang, demikian pula kesejahteraan tanpa pendidikan akan kehilangan arah.

Semangat Nasionalisme di Tengah HUT RI ke-80

Sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kota Malang, Suyadi juga menyelipkan pesan nasionalisme. Momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI disebutnya sebagai saat tepat untuk menguatkan kembali semangat gotong royong dan persatuan.

“Nasionalisme tidak boleh pudar. Mari jaga persatuan dan isi kemerdekaan dengan karya nyata. Momentum HUT RI ke-80 ini harus jadi penguat semangat gotong royong dan kebersamaan,” terangnya.

Harapan untuk Masa Depan Sukun

Bantuan pokir yang disalurkan di Bandungrejosari ini mungkin tampak sederhana. Namun, langkah itu membuka ruang lebih luas bagi masyarakat untuk berdaya dan berkembang. Dari musik, seni, hingga pendidikan, semuanya bermuara pada terwujudnya masyarakat Sukun yang lebih kreatif, sejahtera, dan solid.

Dengan pendekatan aspiratif dan komitmen nyata, Suyadi berusaha membuktikan seorang wakil rakyat bukan sekadar pembuat regulasi, melainkan jembatan antara suara rakyat dan kebijakan pemerintah. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *