google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Taman Bedengan Dibenahi, Wahana Baru dan Ikan Bakar Hadir

  • Bagikan
banner 468x60

Kab Malang, iKoneksi.com – Taman Wisata Bedengan yang terletak di Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah tersebut. Namun, di balik gelar membanggakan itu, taman wisata ini masih menyimpan sejumlah pekerjaan rumah. Pengelola pun bergegas menyiapkan rencana pembenahan fasilitas hingga penambahan wahana agar mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Daya Tarik Berbasis Embung yang Terjangkau

Sejak dibuka pada tahun 2020, Taman Wisata Bedengan sudah mulai mencuri perhatian warga sekitar. Dikelola langsung oleh BUMDes Kaliasri, kawasan ini memanfaatkan keberadaan embung sebagai pusat atraksi. Tak hanya indah dipandang, embung juga dimanfaatkan sebagai wahana wisata air.

Tiket masuk ke taman ini tergolong ramah di kantong: Rp 15 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak. Dengan biaya tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai wahana seperti kolam renang, sepeda air berbentuk bebek, sepeda langit, dan taman bermain anak-anak. Tak heran, setiap bulannya, pengelola mencatat ada sekitar 2.000 pengunjung yang datang, mayoritas dari Kalipare, Donomulyo, hingga Sumbermanjing Wetan. Bahkan, tamu dari luar kota seperti Blitar, Sidoarjo, dan Banyuwangi juga mulai berdatangan.

Rencana Pembenahan Serius Demi Kualitas Wisata

Eko Teguh, selaku manajer Taman Wisata Bedengan, menjelaskan pembenahan fasilitas merupakan agenda prioritas tahun ini. Beberapa titik yang dinilai sudah tidak layak akan diperbaiki. Salah satunya adalah mengganti meja kayu di sisi timur yang sudah lapuk dan berkarat. Selain itu, sepeda air berbentuk bebek yang atapnya mulai rapuh juga akan diganti dengan sepeda pancing yang lebih aman dan nyaman.

Namun, Eko mengakui bahwa realisasi pembenahan tergantung pada ketersediaan anggaran dari penerimaan tiket.

“Kami akan kumpulkan dulu dari hasil karcis. Mudah-mudahan bisa mulai tahun ini,” katanya kepada iKoneksi.com.

Wahana Baru: Flying Fox dan Wisata Kuliner Ikan Bakar

Tak hanya memperbaiki, pihak pengelola juga merancang sejumlah wahana baru yang diyakini mampu meningkatkan daya tarik. Dalam waktu dekat, pengunjung akan dimanjakan dengan wahana flying fox sepanjang 80 meter yang membentang melintasi embung.

Sisi kuliner pun tak luput dari perhatian. Taman Wisata Bedengan akan mengusung wisata kuliner khas berupa ikan bakar dari hasil embung lokal. Jenis ikan yang disajikan antara lain mujair, tombro, dan nila. Menariknya, sistem penyajiannya berbeda dari kebanyakan tempat. Alih-alih sistem pancing, pengunjung cukup membeli per kilogram lalu dimasak langsung oleh pengelola.

“Kalau sistem pancing, malah bisa merusak perikanan. Ikan yang kena mata pancing lalu dilepas biasanya mati. Selain itu, limbah umpan juga bikin kumuh dan bau,” jelas Eko.

Menatap Masa Depan Wisata yang Lebih Berkualitas

Dengan segala pembenahan dan inovasi tersebut, Taman Wisata Bedengan tidak sekadar berbenah, tetapi bersiap naik kelas. Dari destinasi lokal menjadi magnet wisata regional. Harapan besar ditumpukan pada peningkatan kualitas pelayanan, kenyamanan, serta pengalaman wisata yang menyenangkan dan bersih.

Bagi warga Malang Raya maupun luar daerah, Bedengan tak hanya menawarkan panorama dan kesegaran air, tetapi juga suasana alam pedesaan yang damai dan kuliner segar dari hasil perairannya sendiri.

“Jika semua rencana terealisasi, bukan tidak mungkin Bedengan akan menjadi salah satu ikon wisata air alami di selatan Kabupaten Malang,” tandas Eko. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *