google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tim Keswan Batu Periksa Ketat Hewan Kurban 2025

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Hari Raya Idul Adha 2025 akan dilaksanakan pada Selasa, (27/5/2025). Menjelang hari besar umat Islam yang identik dengan penyembelihan hewan kurban ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu melalui Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) mengambil langkah serius. Pemeriksaan hewan kurban digelar secara masif demi memastikan bahwa hewan yang akan dikurbankan benar-benar memenuhi standar kesehatan dan syarat syar’i.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan masyarakat Kota Batu berisiko mengonsumsi daging dari hewan yang tidak layak.

“Ya, Tim Keswan melaksanakan kegiatan pemeriksaan hewan kurban di lokasi penjualan di Kota Batu,” kata Heru kepada iKoneksi.com pada Selasa, (27/5/2025).

Lebih dari 10 Titik Penjualan Jadi Sasaran Pemeriksaan

Heru menjelaskan kegiatan ini menyasar lebih dari 10 titik penjualan hewan kurban di berbagai wilayah Kota Batu. Para petugas akan memeriksa berbagai aspek mulai dari kondisi fisik hewan, tanda-tanda penyakit, hingga memastikan usia hewan sesuai dengan syarat minimal yang ditetapkan untuk kurban.

“Kami ingin memastikan bahwa hewan kurban yang nantinya disembelih benar-benar sehat, cukup umur, dan layak dikonsumsi. Ini bagian dari upaya kami melindungi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Pemeriksaan ini mencakup hewan-hewan seperti sapi, kambing, dan domba. Tim Keswan turun langsung ke lapangan dengan membawa perlengkapan pemeriksaan dan vitamin hewan.

“Hewan yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan akan langsung diberi penanganan, bahkan jika tidak layak dijual untuk kurban, maka akan diberi tanda khusus,” ucap Heru.

Tag Khusus untuk Hewan yang Lolos Pemeriksaan

Dalam prosesnya, hewan-hewan yang telah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat akan diberikan tag khusus sebagai tanda lolos pemeriksaan. Tag ini menjadi bukti bahwa hewan tersebut aman untuk dikurbankan dan dikonsumsi.

“Untuk hewan yang sudah diperiksa akan diberikan tag khusus sebagai tanda lolos pemeriksaan petugas,” terang Heru.

Sebaliknya, jika ditemukan hewan yang sakit atau tidak layak, maka hewan tersebut akan ditandai agar tidak dijual sebagai hewan kurban.

“Petugas juga memberikan obat kepada hewan yang sakit untuk proses penyembuhan,” lugasnya.

Imbauan kepada Masyarakat: Jangan Asal Beli

Heru juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batu agar lebih cermat dan bijak saat membeli hewan kurban. Ia menyarankan agar pembeli memastikan bahwa hewan kurban yang akan dibeli telah mendapatkan tag atau tanda lulus pemeriksaan dari dinas.

“Masyarakat sebaiknya tidak asal membeli. Lihat dulu kondisi hewannya, pastikan sehat dan ada tag dari petugas. Kalau perlu, tanyakan langsung ke penjual apakah hewan itu sudah diperiksa tim Keswan,” ujar Heru.

“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kekhidmatan Idul Adha agar berlangsung tanpa kekhawatiran atas kualitas hewan kurban,” terang Heru.

Menjamin Syariat, Menjaga Kesehatan

Pemeriksaan ini bukan sekadar administratif. Lebih dari itu, ini adalah jaminan bahwa proses berkurban yang merupakan salah satu ibadah penting dalam Islam dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat dan standar kesehatan. Hewan kurban yang sah harus dalam keadaan sehat, tidak cacat, dan cukup umur syarat-syarat yang tak jarang terabaikan di tengah kebutuhan pasar menjelang Idul Adha.

“Dengan adanya keterlibatan tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, masyarakat Kota Batu dapat lebih tenang menjalankan ibadah kurban. Pemeriksaan ini adalah bentuk nyata hadirnya negara dalam menjamin kualitas keimanan umat sekaligus aspek keamanan pangan,” lugas Heru.

Dukungan Pemerintah Kota Batu: Tidak Main-main

Komitmen Pemerintah Kota Batu dalam menjaga kualitas hewan kurban menjelang Idul Adha 2025 tampak begitu jelas. Mereka tidak hanya mengandalkan laporan dari penjual atau masyarakat, tetapi justru proaktif mendatangi titik-titik rawan dan memeriksa langsung. Dukungan penuh dari Pemkot menjadi sinyal bahwa Kota Batu ingin menjadi contoh daerah yang taat syariat dan peduli pada kesehatan publik.

Kegiatan ini pun mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Beberapa warga bahkan menyambut positif pemeriksaan tersebut.

“Saya jadi lebih tenang saat beli hewan kurban. Tinggal cari yang ada tanda dari dinas,” ucap Teguh, warga Kota Batu yang tahun ini kembali berkurban.

Idul Adha Lebih Aman, Lebih Khidmat

Dengan sistem pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban yang ketat, Pemerintah Kota Batu menunjukkan langkah progresif dalam memastikan pelaksanaan Idul Adha 2025 berjalan lancar dan sesuai kaidah. Pemeriksaan kesehatan hewan bukan hanya soal standar pangan, tetapi juga bagian dari pelaksanaan ibadah yang bertanggung jawab.

“Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan, melainkan momentum spiritual yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan, dari memilih hewan yang layak hingga membagikan dagingnya kepada yang membutuhkan. Kota Batu tampaknya benar-benar memahami hal itu dan mengajak seluruh warganya untuk ikut menjaga makna suci tersebut,” beber Heru.

“Dengan pengawasan ketat dari Tim Keswan, Idul Adha 2025 di Kota Batu dipastikan akan menjadi momen yang tidak hanya khusyuk, tetapi juga sehat dan aman,” pungkas Heru. (05/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *