google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Batu Tegaskan Tak Ada Diskriminasi Layanan Kesehatan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com – Pemerintah Kota Batu menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan langkah konkret. Wali Kota Batu, Nurochman, menghadiri secara langsung penandatanganan perjanjian kerja bagi puluhan tenaga medis dan tenaga pendukung Puskesmas di Ruang Rapat Utama Balai Kota Among Tani, Senin (7/7/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi momen penting pengarahan langsung dari kepala daerah kepada para pelayan masyarakat di sektor vital tersebut.

Sebanyak 52 tenaga kesehatan dan pendukung, terdiri atas 15 dokter, 21 bidan, 13 perawat, dan 3 akuntan, menandatangani perjanjian kerja dalam suasana penuh semangat. Langkah ini diambil dalam rangka memperkuat layanan di Puskesmas serta memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa di Kota Batu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Batu, Nurochman menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kinerja Dinas Kesehatan, yang dinilainya telah bekerja optimal dalam mewujudkan visi “MBATU SAE” di sektor kesehatan. Ia menegaskan kehadiran tenaga medis berkualitas merupakan tulang punggung terciptanya sistem layanan kesehatan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Akses Merata, Bukan Sekadar Janji

Salah satu poin penting yang ditegaskan Wali Kota adalah pemerataan akses pelayanan kesehatan, tanpa membedakan lokasi atau status sosial. Menurutnya, kesehatan adalah hak setiap warga, bukan kemewahan yang hanya bisa dinikmati sebagian kalangan.

Untuk itu, ia mengumumkan rencana aktivasi kembali Pondok Bersalin Desa (Polindes) agar kualitasnya meningkat dan setara dengan Puskesmas Pembantu (Pustu).

“Upaya ini diharapkan mampu memperpendek jarak layanan kesehatan dengan masyarakat desa, khususnya ibu hamil dan balita,” kata Nurochman.

Tak Ada Ruang untuk Diskriminasi

Dalam arahannya yang penuh semangat, Nurochman menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk diskriminasi dalam pelayanan. Ia meminta seluruh tenaga medis dan pendukung untuk melayani warga tanpa membeda-bedakan status sosial, latar belakang ekonomi, maupun golongan.

“Saya tegaskan sekali lagi, jangan lakukan sedikitpun diskriminasi! Layani masyarakat dengan baik, jangan membeda-bedakan status sosialnya. Karena, kesehatan adalah hak yang wajib diberikan kepada mereka,” tutur Wali Kota dengan suara lantang.

Ia juga mengingatkan sikap ramah dan empati adalah bagian tak terpisahkan dari pelayanan yang berkualitas. Bagi Nurochman, sikap penuh kasih dari para tenaga kesehatan bisa menjadi “obat alami” yang mempercepat kesembuhan pasien.

Harapan untuk Layanan yang Lebih Humanis

Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, serta jajaran pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Batu. Keberadaan mereka mencerminkan sinergi antarpemangku kebijakan untuk menjadikan layanan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.

Dengan penguatan sumber daya manusia serta kebijakan berbasis keadilan dan keberpihakan pada masyarakat, Nurochman berharap semua warga tanpa kecuali dapat merasakan manfaat dari sistem kesehatan yang semakin baik, cepat, tepat, dan manusiawi.

“Langkah ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana pemerintahan daerah dapat hadir langsung dalam urusan mendasar rakyatnya: hak atas hidup sehat dan layanan yang bermartabat,” tutup Nurochman. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *