google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Warisan TRIP untuk Generasi Digital, Khofifah Dorong Pemuda Jadi Pejuang Masa Kini

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Semangat perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) dinilai tetap relevan meski zaman telah berubah. Nilai keberanian, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa diminta terus diwariskan kepada generasi muda, hanya saja bentuk perjuangannya kini menyesuaikan perkembangan era digital.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peringatan 79 Tahun Pertempuran Jalan Salak di Taman Makam Pahlawan (TMP) TRIP Kota Malang, Jumat (31/7/2026). Peringatan diawali dengan ziarah, doa bersama, dan tabur bunga sebagai penghormatan kepada para pejuang TRIP.

Khofifah mengatakan, para pelajar pejuang pada 1947 mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan keterbatasan persenjataan. Kondisi itu berbeda dengan tantangan yang dihadapi generasi saat ini.

“Kalau dulu perjuangan menggunakan senjata, sekarang senjata perjuangan adalah ilmu pengetahuan, teknologi informasi, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Menjaga kemerdekaan tetap menjadi tugas kita semua sesuai profesi dan bidang masing-masing,” ujarnya.

Menurut dia, penguasaan ilmu pengetahuan menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. Karena itu, semangat juang para anggota TRIP harus diterjemahkan dalam bentuk inovasi, prestasi, serta penguatan persatuan di tengah perkembangan teknologi.

Peringatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pusat Paguyuban MASTRIP, Destry Damayanti, jajaran TNI-Polri, serta sejumlah tokoh masyarakat. Destry menegaskan, keluarga besar MASTRIP memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga api perjuangan agar tidak berhenti pada generasi pelaku sejarah.

“Semangat MASTRIP akan terus kami gelorakan, terutama kepada generasi muda. Anak-anak dan cucu kami mungkin tidak lagi mendengar langsung kisah perjuangan dari para pejuang, tetapi mereka harus tetap merasakan nilai-nilai itu melalui keteladanan yang kami berikan,” katanya.

Ia menambahkan, perjuangan para anggota TRIP bukan sekadar bagian dari sejarah, melainkan warisan karakter yang harus terus hidup. Bahkan, materi mengenai perjuangan TRIP mulai diperkenalkan sebagai bahan pembelajaran sejarah di sejumlah sekolah agar semakin banyak generasi muda mengenal peran tentara pelajar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *