google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

GMNI Medan Rayakan Dies Natalis ke-71 dengan Aksi Sosial

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Medan, iKoneksi.com – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-71, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan menggelar serangkaian kegiatan sosial yang penuh makna. Acara yang berlangsung pada Minggu (24/3/2025) di Aula Kopi Kereta Api ini diisi dengan pemotongan tumpeng, buka puasa bersama, santunan anak yatim, serta pembagian sembako kepada masyarakat.

Sekitar 150 kader GMNI Kota Medan turut hadir dalam perayaan ini. Tidak hanya itu, berbagai pihak dari unsur pemerintahan, kepolisian, serta organisasi kepemudaan juga berpartisipasi, seperti Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan Kota Medan, Polrestabes Kota Medan, Ketua KPU Kota Medan, alumni GMNI, serta perwakilan organisasi seperti PMKRI Medan, GAMKI, dan KNPI.

GMNI: Bertahan di Tengah Gempuran Sejarah

Dalam sambutannya, Ketua DPC GMNI Kota Medan, Surya Dermawan Nasution, menegaskan perjalanan GMNI selama 71 tahun penuh dengan tantangan. Sejak lahir pada 23 Maret 1954, organisasi ini telah mengalami berbagai dinamika, termasuk tekanan politik di masa Orde Baru yang melakukan desukarnoisasi atau upaya menghapus pengaruh Bung Karno.

“GMNI yang merupakan anak ideologis Bung Karno tentu terkena dampak desukarnoisasi. Namun, berkat prinsip ideologi yang kuat, GMNI tetap bertahan dan terus eksis hingga hari ini,” ujar Surya dengan penuh semangat.

Ia menambahkan GMNI adalah organisasi yang berpihak pada rakyat. Oleh karena itu, dalam setiap perjuangannya, GMNI akan selalu mendukung kebijakan pemerintah yang pro-rakyat dan bersikap kritis terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

“Jika Pemerintah Kota Medan mengeluarkan kebijakan yang pro-rakyat, kami akan mendukung penuh. Namun, jika kebijakan yang dibuat tidak berpihak kepada rakyat, maka kami siap berhadapan dan menyuarakan aspirasi masyarakat, sebagaimana yang telah dilakukan GMNI terhadap pemerintahan sebelumnya,” tegasnya.

Perayaan Dies Natalis yang Sarat Makna

Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua GMNI Medan bersama para tamu undangan. Momen ini menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang tetap bertahan dan berkembang.

“Selain itu, acara dilanjutkan dengan santunan anak yatim dan pembagian sembako kepada puluhan masyarakat, sebagai bentuk kepedulian GMNI terhadap kelompok yang membutuhkan. Setelahnya, seluruh peserta berkumpul untuk menikmati buka puasa bersama, yang semakin mempererat tali persaudaraan di antara kader GMNI dan tamu undangan,” ungkap Surya.

Sebagai penutup, diadakan diskusi reflektif bertajuk Refleksi Perjalanan GMNI, Harapan Masa Depan, dan Cita-cita Perjuangan. Dalam diskusi ini, para kader dan tamu undangan berbagi pandangan mengenai peran GMNI dalam dinamika politik dan sosial saat ini serta arah perjuangan yang akan ditempuh ke depan.

GMNI dan Masa Depan Perjuangan

Perayaan Dies Natalis GMNI Medan ke-71 ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momen refleksi atas peran organisasi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

‘Dengan semangat nasionalisme dan marhaenisme, GMNI terus berkomitmen untuk menjadi suara kritis bagi kebijakan pemerintah, sekaligus menjadi wadah pembentukan kader pemimpin masa depan yang berintegritas dan berjiwa sosial,” pungkas Surya. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *