google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Aspirasi Mengalir di Reses Putri Aidillah, Infrastruktur Masih Jadi Sorotan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Masa reses dimanfaatkan Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto, SH untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Lowokwaru. Dalam dialog yang berlangsung interaktif pada Selasa (7/7/2026) malam, warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, mulai dari kebutuhan infrastruktur dasar hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan kegiatan reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, melainkan momentum penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Sejak dilantik menjadi anggota dewan, komitmen saya memang untuk memperjuangkan aspirasi warga. Karena itu silakan sampaikan aspirasi kepada saya,” ujar Putri di hadapan warga.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya usulan yang disampaikan secara langsung. Warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang selama ini dinilai belum terakomodasi secara maksimal.

Infrastruktur Dasar Masih Mendominasi Aspirasi

Dalam dialog tersebut, persoalan infrastruktur menjadi isu yang paling banyak disampaikan warga. Usulan pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan menjadi salah satu kebutuhan utama yang diharapkan segera mendapat perhatian pemerintah daerah.

Selain itu, sala seorang masyarakat, Tri mengusulkan pembangunan saluran drainase guna mengatasi genangan air yang kerap muncul saat musim hujan. Warga menilai sistem drainase yang kurang memadai berpotensi menimbulkan berbagai persoalan lingkungan jika tidak segera ditangani.

“Tidak hanya itu, kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi sorotan. Kami juga mengeluhkan masih adanya titik-titik lingkungan yang minim penerangan sehingga dinilai mengurangi kenyamanan dan keamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari,” ucap dia.

“Usulan pembangunan talud, plengsengan, serta perbaikan jaringan irigasi untuk mendukung sektor pertanian juga turut mengemuka dalam forum tersebut,” sambungnya.

Pendidikan, Kesehatan dan Tempat Ibadah Tak Luput dari Sorotan

Selain infrastruktur lingkungan, Tri juga menyampaikan kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

“Beberapa peserta dialog mengusulkan pembangunan maupun rehabilitasi gedung sekolah agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman dan aman. Di sektor kesehatan, masyarakat berharap adanya peningkatan fasilitas pelayanan yang lebih mudah dijangkau warga,” papar dia.

Kebutuhan pembangunan dan perbaikan tempat ibadah juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan. Menurut Tri, keberadaan fasilitas ibadah yang layak menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.

“Tak hanya itu, pembangunan balai RW serta fasilitas olahraga lingkungan juga masuk dalam daftar usulan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas interaksi sosial dan aktivitas masyarakat,” ungkap dia.

Dukungan untuk UMKM dan Pemberdayaan Masyarakat

Menariknya, aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Banyak warga juga mendorong adanya program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas dan berkelanjutan. Masyarakat mengusulkan bantuan sarana dan prasarana bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok tani, kelompok perempuan, karang taruna hingga organisasi kemasyarakatan.

Selain itu, Tri berharap pemerintah daerah dapat memperluas program pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, serta dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal.

“Selain usulan pembangunan fisik, masyarakat juga mengharapkan adanya peningkatan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, serta dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan pemberdayaan ekonomi lokal,” beber Putri.

Menurutnya, penguatan sektor ekonomi masyarakat harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

Aspirasi Akan Diperjuangkan Melalui Pokir DPRD

Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan masyarakat, Putri memastikan seluruh usulan akan didata dan dikaji sesuai mekanisme yang berlaku. Ia menjelaskan setiap aspirasi akan diverifikasi berdasarkan kewenangan pemerintah daerah, tingkat urgensi kebutuhan, serta kesesuaian dengan arah kebijakan pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.

Ia menegaskan aspirasi yang memenuhi persyaratan akan diperjuangkan melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai bagian dari proses penyusunan program dan anggaran pemerintah daerah tahun mendatang.

“Usulan yang memenuhi persyaratan akan diperjuangkan melalui mekanisme penyusunan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai bagian dari proses perencanaan dan penganggaran tahun anggaran berikutnya,” tegasnya.

Melalui forum reses tersebut, Putri berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan warga di tingkat akar rumput.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *