google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Cegah Tapanuli Jadi Basis Narkoba, Viktor Silaen Sasar Desa dan Sekolah

  • Bagikan
banner 468x60

Tapanuli, iKoneksi.com – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Daerah Pemilihan (Dapil) Tapanuli, Viktor Silaen SE MM, menggelar kampanye anti narkoba dengan menyambangi desa dan sekolah di wilayah Tapanuli, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengedukasi masyarakat dan pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus mendorong pencegahan sejak dini agar Tapanuli tidak menjadi basis peredaran narkoba.

Viktor menyampaikan hal itu saat melaksanakan Sosialisasi Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya di Desa Marsangap, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat setempat serta siswa dan siswi SMKN 1 Sigumpar.

Menurut Viktor, penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda sehingga upaya pencegahan harus dilakukan secara langsung dan berkelanjutan. Ia menilai edukasi kepada masyarakat dan pelajar menjadi salah satu langkah penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh narkotika.

“Target kita, Tapanuli jangan sampai menjadi basis narkoba atau lahan empuk bagi bandar narkoba untuk merusak generasi muda,” tegas Viktor kepada wartawan, Senin (3/8/2026) melalui telepon dari Tapanuli.

Dalam kegiatan tersebut, Viktor mengajak masyarakat dan pelajar memahami berbagai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, masa depan generasi muda serta keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia mengatakan narkoba merupakan salah satu musuh bangsa yang harus diperangi secara bersama-sama. Menurutnya, berbagai tindak kriminal dan persoalan sosial dapat berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba sehingga pencegahan tidak boleh menunggu sampai terjadi korban.

Viktor menekankan keluarga memiliki peran penting dalam melindungi anak-anak dari pengaruh narkoba. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak, membangun komunikasi yang baik serta menanamkan nilai moral dan agama sejak dini.

Selain keluarga, sekolah juga dinilai memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya narkoba. Edukasi di lingkungan pendidikan diharapkan dapat membuat siswa lebih memahami risiko penyalahgunaan narkotika dan mampu menjauhi lingkungan maupun pergaulan yang dapat menyeret mereka pada penyalahgunaan narkoba.

“Kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan mencegah penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Viktor menyebut kampanye anti narkoba tersebut akan terus dilakukan ke berbagai desa dan sekolah di wilayah Tapanuli. Langkah itu menjadi bagian dari upayanya mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Mari kita bersama-sama menjaga Tapanuli tetap bersih dari narkoba demi masa depan anak-anak kita dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *