google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Hardiknas 2026, Kadisdik Kota Batu Genjot Generasi Emas Lewat Pendidikan

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Batu, iKoneksi.com — Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan serius oleh Pemerintah Kota Batu untuk memperkuat fondasi pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan, seluruh elemen mulai dari siswa, guru hingga orang tua diajak berkolaborasi mencetak generasi unggul menuju visi Indonesia Emas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menegaskan bahwa Hardiknas tidak sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut momentum ini harus dimaknai sebagai titik refleksi sekaligus langkah konkret dalam memperkuat kualitas pendidikan.

“Pendidikan adalah kunci utama membentuk generasi berdaya saing. Jika kita berbicara Indonesia Emas, maka persiapannya harus dimulai dari sekarang,” kata Alfi kepada iKoneksi.com, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, capaian pendidikan di Kota Batu saat ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat dari waktu ke waktu.

Peran Pemerintah Daerah Jadi Penentu Arah Pendidikan

Alfi menekankan kemajuan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari komitmen pemerintah daerah. Dalam hal ini, dukungan dari Wali Kota Batu, Nurochman, dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong berbagai program strategis. Pemerintah Kota Batu disebut terus menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan. Hal ini terlihat dari berbagai kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Tidak hanya fokus pada infrastruktur pendidikan, perhatian juga diarahkan pada akses dan pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah tersebut diyakini menjadi pondasi kuat dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks,” sebut mantan Kadis PUPR Kota Batu itu.

Program ‘Seribu Sarjana’ Jadi Andalan Akses Pendidikan

Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah beasiswa “Seribu Sarjana”. Program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Batu. Alfi menjelaskan program ini tidak hanya menyasar siswa berprestasi, tetapi juga kelompok rentan yang membutuhkan dukungan lebih. Mulai dari keluarga kurang mampu, penghafal Alquran, penyandang disabilitas, hingga tenaga pendidik non-ASN.

“Program ini adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda,” tegasnya.

Dengan skema inklusif tersebut, diharapkan Alfi tidak ada lagi anak muda yang terhambat melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.

Hardiknas Jadi Titik Kebangkitan Pendidikan Daerah

Ia menekankan momentum Hardiknas 2026 di Kota Batu tidak hanya berhenti pada seruan, tetapi juga menjadi penguat komitmen bersama untuk membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

“Saya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus menjaga semangat kolaborasi demi menciptakan generasi yang adaptif, inovatif, dan kompetitif,” ungkapnya.

Alfi menyebutkan di tengah persaingan global, kualitas pendidikan menjadi penentu masa depan daerah sekaligus bangsa. Karena itu, investasi di sektor ini dinilai sebagai langkah strategis jangka panjang.

“Dengan berbagai program yang dijalankan, Dinas Pendidikan Kota Batu optimis mampu mencetak generasi emas yang siap menjawab tantangan zaman,” tukasnya.

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *