google.com, pub-7927405703202979, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Jalan Berlubang di Karangbesuki Kota Malang Dikeluhkan Warga

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Malang, iKoneksi.com – Kondisi infrastruktur di Kota Malang kembali menuai sorotan publik. Jalan Candi VI, yang berada di Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, menjadi perhatian karena kerusakan parah berupa lubang jalan yang tak kunjung diperbaiki. Kerusakan ini bukan sekadar gangguan kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara, terutama pengguna sepeda motor dan anak-anak sekolah yang setiap hari melintas.

Keluhan Warga yang Tak Terdengar

Siti Nuraini, salah seorang warga yang ditemui di lokasi pada Minggu (5/9/2025), menceritakan keresahannya. Menurutnya, kondisi jalan tersebut sudah lama rusak, bahkan sejak tahun 2023. Namun, hingga kini belum ada penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang.

“Kalau hujan, lubangnya tertutup air, jadi motor bisa oleng. Sudah beberapa kali saya lihat pengendara hampir jatuh. Harapan kami, jalan ini segera diperbaiki,” keluh Siti.

Ia menegaskan, warga tidak menuntut perbaikan instan yang memakan biaya besar. Namun, setidaknya ada upaya nyata dari pemerintah kota untuk melakukan penambalan sementara demi mencegah kecelakaan.

Bahaya Mengintai Pengendara

Pantauan iKoneksi.com di lapangan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Lubang-lubang jalan dengan kedalaman rata-rata 15 cm tersebar di beberapa titik. Ukurannya cukup untuk membuat roda kendaraan tersangkut atau pengendara kehilangan keseimbangan.

Kerusakan ini semakin membahayakan karena Jalan Candi VI termasuk jalur padat aktivitas warga. Banyak anak sekolah, pedagang menuju pasar, hingga pekerja yang setiap hari melewati jalur ini. Situasi bertambah berisiko saat musim hujan, ketika air menggenang menutupi lubang jalan sehingga pengendara tidak bisa mengantisipasi.

“Banyak anak sekolah lewat sini. Kami khawatir kalau dibiarkan bisa menimbulkan kecelakaan serius,” tutur Siti dengan nada khawatir.

Potret Buram Penanganan Infrastruktur

Fakta bahwa kerusakan sudah terjadi sejak 2023 dan belum juga ada tindakan nyata dari DPUPR menjadi sorotan tersendiri. Kondisi ini memperlihatkan lemahnya prioritas pemerintah kota dalam menjaga fasilitas publik yang vital bagi masyarakat.

“Padahal, jalan merupakan akses utama yang berpengaruh langsung terhadap mobilitas warga, perekonomian, hingga keselamatan. Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga cerminan tata kelola pemerintahan daerah,” jelas Siti.

Harapan Warga pada Pemerintah Kota

Siti berharap, pemerintah kota segera turun tangan menindaklanjuti keluhan ini. Menurut warga, mereka hanya meminta agar jalan diperbaiki sehingga lebih aman dilalui.

“Kami hanya ingin jalan lebih aman, apalagi banyak anak sekolah yang lewat sini,” ujar Siti.

Desakan warga ini sejalan dengan tuntutan publik yang lebih luas agar pemerintah daerah memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk fasilitas jalan.

“Perbaikan infrastruktur sederhana seperti jalan seharusnya tidak menunggu sampai ada korban kecelakaan,” terang Siti.

Tuntutan Solusi Nyata

Kondisi jalan berlubang di Jalan Candi VI menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal proyek besar atau pencitraan. Bagi warga, kenyamanan dan keselamatan dalam kehidupan sehari-hari adalah prioritas utama.

“Pemerintah Kota Malang dituntut segera mengambil langkah nyata. Jika dibiarkan, kerusakan jalan ini berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal yang dapat memicu kritik lebih keras terhadap kinerja pemerintah daerah,” pungkas Siti. (04/iKoneksi.com)

banner 325x300banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *